Sabtu, 25 April 2026

Piala AFF 2020

Bukan Untuk Menghina Timnas Indonesia, Ada Duka Mendalam Dibalik Pergantian Kiper Thailand

Pelatih Thailand, Alexandre Polking dianggap telah menghina timnas Indonesia yang tak mampu memberikan perlawanan berarti pada area pertahanan timnya.

Penulis: Arni Hisage | Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
TANGKAPAN LAYAR - Penjaga gawang timnas Thailand Siwarak Tedsungnoen ditarik keluar dan digantikan Kawin Thamsatchanan pada menit ke-75'. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Dibalik pembantaian Thailand pada timnas Indonesia pada leg pertama Final Piala AFF 2020, skuad Gajah Perang mendapat sorotan publik akibat melakukan pengantian kiper disaat unggul telak, Rabu (30/12/2021).

Pelatih Thailand, Alexandre Polking dianggap telah menghina timnas Indonesia yang tak mampu memberikan perlawanan berarti pada area pertahanan timnya dengan merotasi kiper.

Pada laga kali ini, Thailand awalnya menurunkan Siwarak Tedsungnoen sebagai penjaga gawang.

Baca juga: Meski Kalah Telak, BTM: Masih Ada Kesempatan Balikkan Keadaan di Leg Kedua

Namun, Siwarak Tedsungnoen ditarik keluar dan digantikan Kawin Thamsatchanan pada menit ke-75'.

Ketika itu, Thailand sudah dalam keadaan unggul 3-0, mereka memutuskan untuk melakukan pergantian kiper.

Keputusan ini mengundang banyak sorotan negatif di dunia maya.

Suara sumbang atas langkah tim Gajah Perang didengar oleh sang pemilik keputusan, Alexandre Polking.

Juru taktik Thailand ini langsung buka suara dan melakukan klarifikasi.

Bahkan dalam klarifikasinya itu, pelatih 45 tahun tersebut sembari menahan isak tangis.

Secara garis besar, pergantian kiper yang dilakukannya bukan bermaksud untuk menghina timnas Indonesia.

Baca juga: Timnas Indonesia Masih Bisa Juara Piala AFF 2020, Begini Syarat dan Skenarionya

Melainkan untuk berbagi simpati kepada Kawin Thamsatchanan yang baru saja kehilangan ayah tercinta.

 “Saya memikirkan ini sebelum pertandingan, saya tidak bermaksud untuk tidak menghormati Indonesia." ujar sang pelatih

"Saya menggantikan Kawin karena dia menerima berita sedih hari ini, ayahnya baru saja meninggal, jadi saya ingin Kawin memiliki momen bahagia hari ini," terang Polking.

Baca juga: Indonesia Kalah 0-4 dari Thailand, Ini 4 Catatan Besar Shin Tae-yong untuk Leg Kedua

Dia juga memberikan kredit dan apresiasi terhadap semua pemainnya yang membantu Thailand bisa menembus babak final, dan berkesempatan besar menjadi juara.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved