Senin, 27 April 2026

Sosok

Membaca Sifat Jenaka Einstein dari Foto Menjulurkan Lidah yang Mendunia

Banyak sisi kehidupan Einstein yang tak lepas dari perhatian publik. Utamanya adalah sifat humorisnya.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Einstein dengan jenakanya menjulurkan lidah, potret yang diambil Arthur Sasse pada 1951. 

Meski begitu, stigma kekakuan Einstein yang kharismatik masih belum lepas dalam hemat banyak orang. Banyak yang menuding foto tersebut adalah hasil editan dan berita palsu.

Albert Einstein.(SHUTTERSTOCK)
Albert Einstein.(SHUTTERSTOCK) (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Sebagaimana dilansir dari DW, Sarah Hucal menerjemahkan artikel berbahasa Jerman, karya Suzanne Cords yang mengungkap fakta di balik foto menjulurkan lidah Einstein yang mendunia.

Artikel berjudul The story behind Albert Einstein's most iconic photo, yang dipublikasi pada 13 Maret 2021, menjelaskan tentang keaslian adanya momentum jenaka Einstein yang menjulurkan lidahnya.

Saat itu tanggal 14 Maret 1951, hari di mana Albert Einstein telah berusia 72 tahun. 

Fisikawan kenamaan yang lahir di Ulm, Jerman, itu sudah tinggal di Amerika Serikat selama bertahun-tahun. 

Saat momentum itu terjadi, disebutkkan, bahwa dia bekerja pada Institute for Advanced Study di Princeton, New Jersey.

Berangkat pada sebuah perayaan ulang tahun yang didedikasikan untuk menghormatinya di pusat penelitian. 

Para wartawan dan paparazzi sedang mengintai di luar venue ketika Einstein tengah bergegas pergi.

Baca juga: Marhaenisme Itu Ditemukan Soekarno Saat Bersepeda

Mereka berharap mendengar salah satu sindiran jenaka yang keluar dari sang profesor terkenal di dunia tentang situasi politik global, sekaligus mengambil foto ulang tahun Einstein ke-72 yang sempurna.

Einstein agaknya merasa terganggu dengan kehadiran mereka.

"Namun, ia terlanjur terjebak dalam mobilnya, diapit terjepit di antara mantan direktur institut itu, Frank Aydelotte, dan istrinya, Marie," imbuh Hucal.

"Sudah cukup!..." celetuknya berulang kali sembari sedikit berteriak pada wartawan yang terus memaksanya. 

"Hei, Profesor, tolong tersenyum untuk foto ulang tahun," teriak seseorang wartawan dari luar mobil, yang sedikit menyerah untuk mendapatkan jawabannya.

Secara cepat, dalam beberapa detik, Einstein yang sedikit merasa kesal, hanya menjulurkan lidahnya sebelum pintu mobilnya tertutup dan menghilang dari kejaran wartawan.

Tak banyak yang beruntung untuk mendapatkan momen jenaka tersebut, hanya fotografer bernama Arthur Sasse yang berhasil mengabadikan momen unik dan langka tersebut.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved