Breaking News:

Tribun Militer

Satgas Yonif 123/Rajawali Bantu Masyarakat Rawa Biru Olah Sagu

Satgas Yonif 123/Rajawali Pos Rawa Biru membantu masyarakat dalam proses pengolahan Sagu di Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua.

Penulis: Hidayatillah | Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Satgas Yonif 123/RW Pos Rawa Biru membantu proses pengolagan sagu di Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (4/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Satgas Yonif 123/Rajawali Pos Rawa Biru membantu masyarakat dalam proses pengolahan Sagu di Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini (PNG), Selasa (4/1/2022).

Aksi tersebut dipimpin Danpos Rawa Biru, Serka Alfansuri beserta anggota.

Mulai dari pemilihan batang pohon sagu yang berisi tepung sagu ditandai dengan batang pohon sagu yang sudah tua dan mengeluarkan bunga.

Baca juga: Generasi Muda Papua di Kota Jayapura Semakin Cinta Batik

Batang tumbuhan sagu terdiri dari lapisan kulit bagian luar yang keras berupa lapisan epidermal dan bagian dalam berupa empulur yang mengandung serat-serat dan pati.

Sagu merupakan bahan makanan pokok yang memang memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh.

Pasiter Satgas Pamtas Yonif 123/RW Letda Inf Faduhusi Zega mengatakan, poersonel Pos Rawa Biru berupaya mendampingi dalam memberikan bantuan tenaga dan bimbingan pengolahan sagu yang baik serta sebagai upaya kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Kami (Satgas) membantu keluarga ibu Martha dan bapak Bonofasius dalam mengolah sagu dari mulai proses pemilihan batang pohon sagu berkualitas yang akan ditebang, proses pemotongan batang sagu, hingga memukul atau mencacah batang pohon sagu dengan alat khusus yang masih tradisional. Selanjutnya, menyaring batang sagu yang sudah dihaluskan sampai menjadi tepung sagu,” kata Faduhusi dalam rilis yang diterima Tribun-Papua.com.

Baca juga: Mantan Kepsek di Batam Korupsi Dana BOS Rp 830 Juta, Dipakai Berlibur Keluarga dan Guru ke Malaysia

Sementara itu, warga Kampung Rawabiru, Martha (32) mengatakan, bantuan para tentara dapat meringankan pekerjaannya dalam mengolah bahan makanan pokok dari batang sagu.

“Terimakasih kepada TNI yang sudah memberikan bantuan kepada kami. Biasanya kami kerjakan sedikit lama, sekarang sudah lebih cepat dari sebelumnya,” kata Martha. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved