Breaking News:

Banjir Jayapura

Akibat Tanah Longsor, 6 Warga Kota Jayapura Meninggal

Sebanyak enam warga Kota Jayapura meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsong di Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Jumat (7/1/2022).

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Banjir yang melanda Perumahan Organda, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sebanyak enam warga Kota Jayapura meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsong di Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Jumat (7/1/2022).

Hal ini dibenarkan Danramil 1701-02/Jayapura Utara, Kapten Inf Yubelinus Simbiak melalui gawainya kepada Tribun-Papua.com.

Dikatakan dari enam orang tersebut tersebar di tiga kelurahan berbeda yaitu di Kelurahan Gurabesi, Kelurahan Trikora, dan Kelurahan Bhayangkara.

Baca juga: FOTO Banjir Landa Kota Jayapura Papua

“Semua korban sudah berhasil kami evakuasi. Ada enam korban meninggal akibat tertimbun tanah dan dua orang alami luka-luka,” kata Simbiak.

Diketahui, enam korban tersebut diantaranya Ibu Wa Ade (35) ditemukan pada pukul 11.55 WIT, pada Kamis (6/11/2022) malam di Kelurahan Gurabesi.

Tiga korban lagi ditemukan di Kelurahan Trikora atas nama Simoen Itlay (25), Teo Itlay (18), dan Jhoni Itlay (15). Sedangkan di Kelurahan Bhayangkara korban meninggal atas nama Juneidi (60) dan Sutarti (62).

“Saat ini saya belum tau korban meninggal dibawah ke rumah sakit mana, karena saya masih di lokasi untuk membantu masyarakat membersihkan lumpr,” ujarnya.

Sekadar diketahui, akibat hujan semalaman, Kamis (6/1/2022), sejumlah daerah di Kota dan Kabupaten Jayapura dilanda banjir.

Banyak masyarakat harus mengungsi di dataran tinggi guna menyelamatkan diri dari terjangan banjir tersebut.

Baca juga: Banjir Landa Kota Jayapura, Aktivitas Lumpuh Total

Beberapa lokasi seperti di Entrop kelurahan Jayapura Selatan, Perumahan Organda Distrik Abepura, Bhayangkara 1 Distrik Jayapura Utara dan sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Jayapura.

Bukan hanya banjir namun disertai longsor di pemukiman warga yang berada di bantaran sungai.

Sejumlah ruas jalan penghubung pun tak bisa dilalui karena banyaknya pohon tumbang yang menghalangi jalan. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved