Breaking News:

Info Mimika

3 Pelaku Peracik Narkotika Jenis Sintetitis di Timika Dibekuk Polisi

Polres Mimika berhasil mengungkap pabrik narkotika jenis sintetitis yang diproduksi oleh tiga tersangka.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
TERSANGKA - Tampak ketiga tersangka saat dilakukan Press Release, Senin (10/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Polres Mimika berhasil mengungkap pabrik narkotika jenis sintetitis yang diproduksi oleh tiga tersangka.

Diketahui sepanjang tahun 2021 masih marak beredarnya narkotika jenis sinte ini di Kota Timika dengan sasaran anak muda.

"Melalui penyelidikan panjang kita berhasil mengungkap dan merupakan suatu apresiasi kepada Sat Res Narkoba Polres Mimika karena telah berhasil mengungkap kasus ini," kata Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata kepada Tribun-Papua.com di Kantor Polres Pelayanan Mile 32, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Jadwal Liga 1 Indonesia 2022 Pekan ke-19: Ada Big Match Persija Jakarta Vs Persipura Jayapura

Ia mengatakan, dari hasil penyidikan dan investigasi kegiatan produksi ini sudah berlangsung lama sekitar lima bulan.

Produksi ini dapat dilihat dari transaksi uang masuk di buku rekening pelaku sejumlah Rp.300 juta.

"Jadi hasil produksi sesuai uang yang masuk sudah melebihi batas," ujarnya.

Ia menjelaskan, adapun inisial ketiga pelaku adalah ISM, AB, dan YFR.

Dari ketiga tangan pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa alat produksi seperti, konfor, timbangan, bahan campuran, HP, buku rekening, dan ATM.

Ia berkata, adapun barang bukti sinte siap edar sudah juga diamankan dengan harga per paket Rp150 ribu.

"Bayangkan saja bagaimana keuntungan pelaku saat menjual tambakau sintetis hasil buatan produk Timika yang kita ungkap," ujarnya.

Baca juga: Banjir dan Longsor Kota Jayapura, 8 Meninggal Dunia dan 7.005 Orang Terdampak

Lanjutnya, lokasi penggerebekan di Jalan Patimura, Gang Toba, Timika pada tanggal 7 Januari 2022 sekitar pukul 23:00 WIT beserta ketiga pelaku.

Atas perbuatannya ketiga tersanga ini dekenakan pasal 114, 113, 112 ayat 2 UU Narkotika no 35 tahun 2009 terkait produksi, dengan ancaman penjara lima tahun penjara hingga seumur hidup," katanya.

Baca juga: Cara Isi Daftar Riwayat Hidup di Berkas Wajib CPNS 2021

Ia berharap, penyelidikan peredaran narkotika tidak berhenti sampai disini namun akan dikembangkan.

"Namanya narkotika tidak akan habis selama konsumumen itu ada. Kedepan kita memerlukan kemampuan penyidikan terkait kasus ini," katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved