Breaking News:

Banjir Jayapura

Apa Saja Bantuan Tanggap Darurat dari Kemensos dan BNPB?

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru mengatakan Kemensos telah menyalurkan bantuan sosial bagi warga kota melalui BPBD Papua.

Humas Kota Jayapura
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Gratianus Silas

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dalam penanganan bencana banjir dan longsor di Kota Jayapura, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menyebutkan, Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan bantuan sosial bagi warga kota melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua.

Rustan menguraikan, bantuan yang diberikan berupa makanan siap saji, selimut, matras untuk alas tidur, kasur, perlengkapan bayi, perlengkapan wanita, dan yang lainnya.

Baca juga: KUASAI LAGA, Mutiara Hitam Pecundangi Macan di Babak Pertama: Persipura 2 – 0 Persija

"Masyarakat yang masih butuh bantuan, bisa disampaikan melalui RT dan RW di kelurahan masing-masing," kata Rustan Saru, Selasa (11/1/2022).

Dari RT, RW, maupun Lurah diteruskan oleh petugas lapangan di masing-masing posko, sehingga bantuan disalurkan dengan terarah dan tertib.

"Dari data yang kita terima melalui call center, ada 19 laporan masuk, di mana semuanya minta bantuan, dan ada juga yang ingin memberikan bantuan. Sudah kita follow up dengan memberikan bantuan," ujarnya.

Layanan call center tanggap darurat bencana longsor dan banjir telah aktif pada Senin (10/1/2022).

Tujuannya, seluruh warga masyarakat terdampak banjir dan longsor yang butuh bantuan maupun perihal kebutuhannya, maka dapat menghubungi call center di nomor 0813-44-65-1177.

Baca juga: Pascabanjir dan Longsor, Pemkot Sediakan Ribuan Bungkus Makanan Siap Saji

Sedangkan untuk bantuan sosial dari masyarakat, Rustan menjelaskan bahwa penyalurannya dilakukan secara terpadu di posko induk tanggap darurat di GOR Waringin.

"Jadi, semua bantuan harus disalurkan ke posko induk di GOR Waringin. Kalau ada bantuan sosial dari masyarakat, baik perorangan, paguyuban, BUMN, BUMD, perbankan, perhotelan, organisasi masyarakat, maupun komunitas masyarakat, maka disalurkan di posko induk di GOR Waringin," jelas Rustan Saru.

Nanti kemudian disalurkan lagi oleh petugas tanggap bencana di posko pembantu di masing-masing wulayah yang tersedia.

"Kecuali untuk makanan siap saji, boleh langsung disalurkan di lapangan, tanpa melalui posko induk. Namun harus tetap berkomunikasi dan berkoordinasi dengan petugas kita di lapangan agar penyalurannya tertib dan teratur," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved