Pulang dari Acara Pernikahan Adik, 2 Pemuda di Sumsel Jadi Korban Begal dan Alami Luka Tembak

Dua pemuda di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menjadi korban begal dan mengalami luka tembak di perut.

Istimewa
Ilustrasi begal - Dua pemuda di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menjadi korban begal dan mengalami luka tembak di perut. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Dua pemuda di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menjadi korban begal dan mengalami luka tembak di perut.

Persitiwa kriminal tersebut terjadi di perbatasan antara Desa Bumi Arjo dan Dabuk Rejo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Selain terluka, korban juga kehilangan sepeda motornya.

Baca juga: Gara-gara Uang Pinjaman Bank, Seorang Anak di NTT Hajar Ayahnya hingga Babak Belur

Baca juga: Pria 60 Tahun Diduga Tewas Dihajar Polisi saat Rumah Digerebek, Istri Sebut Korban Tak Melawan

Kejadian tersebut pun viral di media sosial setelah beredarnya pesan berantai yang memperlihatkan seorang pemuda mengalami luka tembak pada bagian perut.

Dari postingan itu dijelaskan orang tersebut adalah korban pembegalan.

Atas kejadian tersebut pula, korban kehilangan sepeda motor jenis Honda Nmax.

Dian, seorang kerabat korban membernarkan kejadian tersebut.

Menurut dia, seorang korban yang ditembak di samping perut bernama Gagar Hanjuang (27) dan rekannya Eki Patriawan (23) mengalami luka sabetan di bagian tangan.

"Mereka ini hendak pulang ke Palembang, setelah menghadiri acara pernikahan adiknya di Desa Sukamulya karena besannya orang sana," kata Dian saat dihubungi tribunsumsel.com, Senin (17/1/2022) sore.

"Keluarganya sudah pulang siang hari setelah acara, kemudian kedua korban pulang pada kemarin sore setelah acara," lanjut dia.

Baca juga: Viral Video Seorang Wanita Naik Kap Mobil yang Melaju di Jalan, Begini Kata Polisi

Baca juga: Ngaku Di-bully setelah Kritik Shin Tae-yong, Haruna Soemitro: Saya Sampaikan Aspirasi

Lebih lanjut kata Dian, korban Eki sempat mencabut kunci kontak motor dan melawan pelaku dengan menarik motornya.

Lalu pelaku dan rekannya yang diperkirakan masih berusia remaja mengendarai motor Beat Street warna hitam membawa motor korban lari ke arah kuburan blok I arah PT Wilmar.

"Dalam sehari itu ada 2 kejadian begal dan satu penjambretan HP. Mereka beraksi siang maupun malam hari. Bahkan secara terang-terangan tidak menggunakan masker," kata Dian.

Dikarenakan korban Eki mengalami luka sabetan, warga langsung membawa korban ke klinik terdekat.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved