Tahun Baru Imlek
Dulu Sempat Dilarang, Ini Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia
Pergantian tahun ditandai dengan pergantian tanda zodiak atau disebut juga shio dipercaya menentukan kehidupan satu tahun ke depan.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pergantian tahun ditandai dengan pergantian tanda zodiak atau disebut juga shio dipercaya menentukan kehidupan satu tahun ke depan.
Untuk itu, bagi yang merayakan, Imlek dianggap sebagai perayaan rasa syukur tahun lalu dan persiapan untuk menyambut tahun mendatang.
Imlek tahun 2022 akan dirayakan Selasa, 1 Februari 2022 dan menjadi perayaan kedua saat pandemi Covid-19.
Sebagai informasi, pergantian tahun pada penanggalan China ini merupakan tradisi bagi masyarakat keturunan China.
Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2021, Cocok Dibagikan di Facebook, WhatsApp dan Instagram
Tentu saja perayaan Imlek juga disambut dengan berbagai persiapan, mulai dari pembersihan wihara dan kelenteng sebagai tempat ibadah, penyajian makanan khas Imlek, pembersihan rumah, sampai menyiapkan angpau dibagikan saat kumpul keluarga.
Namun, puluhan tahun yang lalu, perayaan Imlek ternyata tidak dapat dilakukan dengan bebas seperti saat ini.
Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia
Melansir Kompas.com, Jumat (12/2/2021), Imlek menjadi hari libur resmi melalui keputusan Osamu Seirei Nomor 26 pada 1 Agustus 1943 saat masa pendudukan Jepang.
Ini merupakan penetapan hari libur resmi Imlek pertama di Indonesia. Kebijakan itu masih terus berlangsung hingga masa awal kemerdekaan.
Baca juga: Imlek 2020: Ramalan Shio Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi di Tahun Tikus Logam
Bahkan, Presiden Soekarno mengeluarkan maklumat yaitu bendera kebangsaan China boleh dikibarkan setiap Imlek.
Pada tahun 1946/1947, ada tiga hari raya China yang dijadikan hari libur resmi, yakni Imlek, wafatnya nabi Konghucu, dan Tsing Bing.
Pada tahun 1946/1947, ada tiga hari raya China yang dijadikan hari libur resmi, yakni Imlek, wafatnya nabi Konghucu, dan Tsing Bing.
Dilarang Pada Masa Oerde Baru
Mengutip Buku "Imlek" tahun 2010 karangan Andarini Trisnasari, perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia ternyata dilarang ditampilkan di depan umum selama tahun 1965-1998.
Baca juga: Imlek 2020: Ramalan Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular di Tahun Tikus Logam
Menurut laporan Kompaspedia, pada masa orde baru, pemerintah membatasi berbagai tradisi dan aktivitas kebudayaan China, termasuk Imlek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/19012022-perayaan_imlek.jpg)