Info Merauke
Milad ke-20 SMP Muhammadiyah Merauke, Kadis: Kemajuannya Sangat Luar Biasa
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Thiasony Betaubun menilai kemajuan SMP Muhammadiyah sangat luarbiasa.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - SMP Muhammadiyah Merauke peringati milad ke XX sekaligus menganugerahkan hadiah kepada pemenang lomba Muhammadiyah Olimpiade School Contest (MOSCO) 2022 di Swiss-belHotel Merauke, Selasa (18/1/2022).
"SMP Muhammadiyah terbuka untuk umum. Menerima siswa-siswi untuk dididik. Bukan hanya kalangan muslim saja, kami juga mempersilahkan bila ada saudara yang beragama protestan, katolik, hindu, budha mau masuk di sekolah kami," tutur Kepala SMP Muhammadiyah Merauke, Suwarno dalam sambutannya.
Baca juga: 4 Saksi Diperiksa Terkait Pembunuhan Sadis Wanita Paruh Baya di Nafri, Berharap Pelaku Terungkap
Dikatakan, SMP Muhammadiyah bersatu padu dengan semua elemen untuk mencetak generasi muda Merauke dimasa mendatang.
Selain itu, lomba MOSCO 2022 perdana disambut antusias SD/MI se-Distrik Merauke (kota) menjadi evaluasi bagi sekolah untuk kedepannya bisa dihelat untuk SD/MI se-Kabupaten Merauke.
"Evaluasi hari ini kedepan kita akan libatkan se-Kabupaten Merauke dalam rangka menyiapkan bibit luarbiasa baik dari seni, atlet, pengetahuannya, dan lain-lain," lugasnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen Kabupaten Merauke, Wiyatno mengapresiasi capaian-capaian luarbiasa SMP Muhammadiyah Merauke.
Sejarah 2001/2002 berdirinya SMP Muhammadiyah dimulai dengan mencari 7 siswa, justru sekarang siswa dan guru yang mengandi jumlahnya melejit.
"Kami mengapresiasi, mari terus berkarya demi umat dan masyarakat Merauke. Tetap eksis menciptakan generasi generasi muda," pesan Wiyatno.
Baca juga: Shin Tae-yong Rekrut 27 Pemain Timnas Indonesia di FIFA Matchday: Ada 3 Anak Papua
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Thiasony Betaubun menilai kemajuan SMP Muhammadiyah sangat luarbiasa.
Menurutnya, sekolah muslim namun menerima siswa dadi berbagai kalangan agama. Selain itu, SMP Muhammadiyah Merauke sukses menyelenggarakan lomba MOSCO yang menerapkan asas pemerataan dalam memberikan hadiah.
"Saya melihat asas pemerataan dilakukan dalam pemberian hadiah. Menilai obyektif sehingga pemenangnya mewakili Yapis, YPK, YPPK. Semua hampir terwakili. Kedepan harus dipertahankan," tandas kadis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/kepala-smp-muhammadiyah-merauke-suwarno-pose-bersama-dewan-juri-lomba-mosco.jpg)