Sabtu, 11 April 2026

Hanya di Papua

VANGGASQU, Hingga Penamaan Bukit Jayapura City

Freni baru menginjakkan kakinya di Kota Jayapura pada 24 Mei 2021 mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama soal alam Papua dan masyarakatnya.

Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Pemandangan Kota Jayapura dilihat dari Bukti Jayapura City yang terletak di atas ketinggian 200 meter dari permukaan laut atau tepatnya di Jalan Pemancar, Polisi Militer Mac Arthur (Polimak) 1, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua. 

TRIBUNPAPUA.COM, JAYAPURA - Suasana cukup sepi saat tim TribunPapua.com tiba di objek wisata Bukit Jayapura City.

Baru ada satu orang pengunjung, namanya Roby Makanuai.

Roby, duduk di bangku kelas II, di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Jayapura.

Lokasi objek wisata tersebut, berada di ketinggian 200 meter dari permukaan laut.

Baca juga: BREAKING NEWS: Bakutembak KKB kontra Polisi Pecah di Kiwirok Pegunungan Bintang Papua

Tepatnya di Jalan Pemancar, Polisi Militer Mac Arthur (Polimak) 1, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua.

Bukit Jayapura City merupakan destinasi wisata pertama yang terletak di perbukitan Kota Jayapura.

"Dulunya, tempat ini di namakan Vanggasqu (diambil dari bahasa daerah masyarakat Kayo Pulo) artinya Bukit Tertinggi," kata Melkias Marisan (57), satu diantara penjaga taman wisata Bukit Jayapura City.

Marisan pun menceritakan sejarah berdirinya destinasi wisata tersebut.

"Awalnya (tempat ini) tidak terurus, masih semak belukar, dan tempat orang mabuk," ujar bapak enam anak tersebut.

Semenjak Televisi Republik Indonesia (TVRI) membangun transmisi, mulailah lokasi tersebut dikunjungi oleh masyarakat.

Baca juga: Hanya di Papua Ada Larangan Konsumsi Buah Obat Ini, Hingga Pejabat Ingin Memanah Si Pelanggar

Walau belum ada nama spesifik untuk lokasi tersebut, pihak pengelola transmisi sudah membuka lokasi itu untuk masyarakat.

"2004 baru lokasi ini diberi plang nama Bukit Jayapura City. Itu jamannya Wali Kota Jayapura Manase Robert Kambu," kenang suami dari Endrina Rumbiak (45).

Tak berapa lama dari obrolan Tribun-Papua.com dengan Marisan, satu dua pengunung pun berdatangan.

Ada yang swafoto di bangunan Salib disisi selatan, ada juga yang swafoto di sisi utara.

Baca juga: Kebobolan 18 Gol, Timnas Wanita Indonesia Ibarat Bermain Bulutangkis Dengan Australia

Disisi lain, segerombolan peminum terdiri dari delapan pria membuat satu lingkaran kecil sembari gelas berisikan minuman keras (miras) diteguk bergantian.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved