Pemkot Jayapura
Mama-mama Pedagang Noken Papua di Pasar Hamadi Minta Perhatian Pemkot Jayapura
Mama penjual Noken Papua meminta Pemkot Jayapura agar mengusahakan mereka lapak untuk menjajakan Noken
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Penjual Noken yang merupakan mama-mama Papua, di Pasar Sentral Hamadi Distrik Jayapura Selatan meminta agar Pemerintah Kota Jayapura dapat memperhatikan kondisi mereka.
Kepada Tribun-Papua.com Senin (24/1/2022), salah satu mama Papua penjual Noken yang enggan mempublikasikan namanya, meminta Pemkot Jayapura agar mengusahakan mereka lapak untuk menjajakan Noken.
"Kami yang berjualan Noken di Pasar Hamadi ini ada puluhan orang, dan kami di sini merasa tidak punya tempat, harus jual Noken di lantai seperti ini, jadi kami harap ada perhatian dari Pemkot," pintanya.
Baca juga: Tiga Kios Terbakar di Samping Polres Merauke, Saksi: Berawal Kompor Terjatuh
Baca juga: Usung Konsep Daur Ulang dan Support Kopi Lokal, Raftel Cafe Jayapura Hadir bagi Millennial
Dirinya mengatakan bahwa ia bersama mama Papua lainnya, merupakan penjual Noken di Taman Imbi saat event PON XX berlangsung.
"Ini kami lakukan jual Noken untuk menyambung hidup dan buat keperluan biaya anak-anak sekolah," pungkasnya.
Menurutnya, berjualan di lantai dengan kondisi Pasar Hamadi yang tidak bersih hingga dipenuhi ludah pinang dan debu, sangat dirasa tidak nyaman.
Baca juga: Jenazah Mansur, Nelayan Merauke yang Digulung Ombak Dibawa ke Rumah Duka di Binaloka
"Tapi kami tidak mau mengeluh, kami hanya ingin ada perhatian lah, supaya kalau bisa kami juga disediakan lapak di dalam pasar khusus untuk jual Noken," pintanya kembali.
Dikatakannya, keberpihakan terhadap Orang Asli Papua (OAP), perlu ditunjukkan dari hal-hal yang kecil.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/24012022_mama-pedagang-noken.jpg)