PSU Yalimo

PSU Kedua Yalimo Digelar Besok, Seluruh Komisioner KPU Papua Turun Lapangan

Ini merupakan PSU kedua setelah hasil pemilu dan PSU sebelumnya dinyatakan gugur dalam gugatan di Mahkamah Konstitusi.

KOMPAS/MAHDI MUHAMMAD
Ilustrasi Pemilu 

TRIBUN-PAPUA.COM - Pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Yalimo, Papua, digelar besok, Rabu (26/1/2022). 

Ini merupakan PSU kedua setelah hasil pemilu dan PSU sebelumnya dinyatakan gugur dalam gugatan di Mahkamah Konstitusi.

Pilkada Yalimo merupakan satu-satunya pemilihan kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2020 yang belum selesai.

Baca juga: Bentrok Pecah di Sorong, Irjen Tornagogo Sihombing Terbang dari Manokwari

"Dari 270 daerah yang melaksanakan pemilihan hanya Yalimo di seluruh Indonesia yang belum selesai, sampai 2022 (belum selesai), kita harapkan ini yang terakhir karena kita akan fokus pada Pemilu 2024," ujar Komisioner KPU Papua Melkianus Kambu, melansir Kompas.com, Selasa (25/1/2022).

Ia memastikan, seluruh komisioner KPU Papua berada di Yalimo untuk memberikan supervisi kepada penyelenggara Pilkada, mulai tingkat kabupaten hingga PPS.

Selain itu, Kambu menyebut Ketua KPU RI akan berada di Yalimo saat pelaksanaan PSU.

Terkait proses pendistribusian logistik Pilkada, ia mengeklaim logistik sudah dalam proses pengiriman ke TPS.

Baca juga: TNI Bantu Pengamanan PSU Yalimo, 340 Prajurit Siap Dikerahkan

"Pendistribusian logistik dari lima distrik sudah didistribusikan ke tingkat PPD, lalu dari PPD sudah didistribusikan ke 298 kampung dan 327 TPS," kata dia.

Kambu menyatakan, seluruh Petugas Pemungutan Suara (PPS) sudah siap menjalankan tugas meski Pilkada Yalimo sudah dua kali diulang.

Dalam Pilkada Yalimo, KPU telah menetapkan pelaksanaannya harus menggunakan sistem nasional, satu warga mewakili satu suara.

"Yalimo menggunakan sistem one man one vote, tidak menggunakan noken, tidak ada yang mewakili ini sistem nasional," kata dia.

Sebelumnya, Pilkada Yalimo 2020 diikuti dua pasangan calon kepala daerah, nomor urut 1 Erdi Dabi-Jhon Wilil, nomor urut 2 Lakiyus Peyon-Nahum Mabel.

Baca juga: Bentrok Renggut 18 Nyawa di Sorong Papua Barat, Polisi: Dipicu Salah Paham Pengunjung Karaoke

Dari hasil rapat pleno KPU Yalimo pada 18 Desember 2020, KPU menetapkan paslon nomor urut 1 menjadi pemenang dengan perolehan 47.881 suara atau unggul 4.814 suara dari saingannya.

Namun putusan tersebut digugat ke MK oleh paslon nomor urut dua.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved