Minggu, 12 April 2026

Nasional

Waspada Cuaca Ekstrem Ganggu Produksi Pangan Nasional

Tantangan produksi pangan nasional akibat kondisi cuaca ekstrem seiring adanya perubahan iklim saat ini

Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Ketahanan pangan diketahui menjadi satu sektor terdampak kondisi cuaca ekstrem.

Hal ini dikonfirmasi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) tentang tantangan produksi pangan nasional akibat kondisi cuaca ekstrem seiring adanya perubahan iklim saat ini.

"Cuaca ekstrem ini akan menghantam seluruh dunia, bahkan cuaca ini bagian hambatan yang luar biasa dalam produktivitas kita," kata Syahrul saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (24/1/2022).

Menurutnya, cuaca ekstrem akan membuat produktivitas pertanian di berbagai daerah akan berdampak secara tidak linear, tidak mudah diprediksi, dan membuat produksi tidak berkelanjutan.

"Oleh karena itu, kami sudah menyampaikan ke bapak presiden bahwa relaksasi dalam mengalihkan Litbang menjadi sangat penting. Kita tidak boleh spekulasi menghadapi perubahan iklim yang ada," tutur Syahrul.

Keberadaan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) sangat diperlukan, seiring dibutuhkannya varitas baru, varitas yang tahan air, dan varitas yang dapat bertahan jika air hilang.

"Ini jadi tantangan tersendiri, yang harus dihadapi secara bersama," ucapnya.

Baca juga: 290 Siswa Antusias Ikuti Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Baca juga: Tak Sampai Rp 20 Juta, Ini Nominal Gaji Menteri di Indonesia

Di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin tinggi, Syahrul menyebut alokasi anggaran pemerintah untuk menjaga produksi padi nasional terus menurun.

Dari semula sekitar Rp 5 triliun pada lima tahun yang lalu, menjadi hanya sekitar Rp 1,74 triliun saat ini.

"Meski anggaran turun, kami akan terus dorong penggunaan KUR (kredit usaha rakyat)," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved