Internasional
Joe Biden Kirim Ribuan Pasukan AS Lawan Rusia, Eropa Terancam Jadi Medan Perang
Pasukan AS yang dikerahkan tidak akan berperang di Ukraina, tetapi akan memastikan pertahanan sekutu AS.
"Serta mengingatkan kepada dunia bahwa NATO sangat penting bagi AS dan sekutu."
Tidak hanya itu, AS juga mempertegas laporan yang sempat bocor di Eropa.
AS tampaknya mengacu pada sebuah cerita di surat kabar El País Spanyol tentang tawaran AS untuk berbicara dengan Rusia tentang pengurangan persenjataan nuklir dan langkah-langkah membangun kepercayaan sebagai imbalan untuk mengurangi ketegangan di Ukraina.
Rivalitas antara Rusia dan AS, yang masih memiliki persenjataan nuklir terbesar di dunia, berawal dari Perang Dingin (1947-1989).
Baca juga: Ricky Kambuaya, Anak Papua yang Jadi Momok Timnas Indonesia Libas Timor Leste
Saat itu, Ukraina merupakan bagian penting dari Uni Soviet yang komunis.
Rumania, yang menampung beberapa pasukan AS yang baru dikerahkan, adalah rumah bagi stasiun pertahanan rudal darat Aegis buatan AS, yang digambarkan Rusia sebagai ancaman keamanan sejak dibuka pada 2016. (*)
Sumber: Intisari.gri.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/militer-amerika-serikat-as.jpg)