Minggu, 10 Mei 2026

Papua Terkini

Universitas Pertahanan Indonesia akan Hadir di Skouw Papua

Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan) adalah sebuah Perguruan Tinggi Negeri yang menyelenggarakan pendidikan pascasarjana.

Tayang:
Editor: Roy Ratumakin
Tribunnews.com/Gita Irawan
Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian (kanan) saat wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra di Kampus Unhan RI Sentul Kabupaten Bogor pada Kamis (3/2/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan) adalah sebuah Perguruan Tinggi Negeri yang menyelenggarakan pendidikan pascasarjana dibidang pertahanan dan bela negara.

Mengutip dari laman Wikipedia, Unhan didirikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, yaitu Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2011 dan ditetapkan melalui Surat Mendiknas Nomor 29/MPN/OT/2009 tanggal 6 Maret 2009 perihal Pendirian Unhan.

Universitas Pertahanan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 11 Maret 2009 di Istana Negara.

Baca juga: Ini Sederet Harta Jenderal Andika Perkasa, 3 Kali Libat dari Presiden Jokowi

Unhan merupakan lembaga pendidikan tinggi yang unik karena mengkhususkan diri pada studi pertahanan pada jenjang pendidikan D-3, S-1, S-2, dan S-3.

Unhan juga adalah lembaga pendidikan tinggi terbuka, dimana Unhan memberi kesempatan kepada para perwira TNI dan sipil untuk belajar dan memperdalam Ilmu Pertahanan dari sudut pandang militer, politik, ekonomi, sosial, teknologi, dan budaya.

Kini Unhan telah berusia 13 tahun karena diluncurkan pada 11 Maret 2009 lalu. Diketahui, mahasiswanya berasal dari umum, melalui seleksi ketat, tinggal di asrama, dan semuanya serba gratis.

Sedang strata 2 (S2) dan S3 juga gratis tapi bukan bersifat kedinasan. Strata 1 (S1) hanya ada 4 fakultas yaitu Fak Kedokteran Militer, Fak Farmasi Militer, Fak MIPA Militer, dan Fak Tenik Militer.

Setelah lulus S1 dan D3 Vokasi, otomatis menjadi perwira TNI.

Baca juga: Bupati Mathius Awoitauw Tegaskan Pekerjaan Proyek Pemerintah Sesuai Aturan

Di Unhan ada studi mengenai senjata nuklir, namun diajarkan untuk S2 Fakultas Teknologi Pertahanan.

"Kami juga punya laboratorium cyber war yang cukup canggih untuk mendeteksi dan menangkal serangan cyber," kata Rektor Unhan, Laksamana Madya TNI Prof Dr Ir Amarulla Octavian ST MSc DEDS, ketika kami temui di Kampus Unhan, Kompleks Indonesia Peace Security Centre, Sentul, Kab Bogor, Kamis (3/2/2022).

Unhan juga akan membangun 10 kampus D3 Vokasi di wilayah perbatasan RI, termasuk nantinya akan dibangun Unhan di wilayah perbatasan RI-PNG di Skouw.

Saat ini baru ada satu kampus D3 Vokasi yaitu di Belu, NTT, yang berbatasan dengan Timor Leste.

Sekadar diketahui, Universitas Pertahanan Indonesia memiliki 9 (sembilan) Fakultas dengan 1 Program Doktoral (S-3), 17 Program Studi Magister (S-2), 10 Program Studi Sarjana (S-1), 1 Program Profesi, dan 7 Program Diploma 3 (D-3). (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved