Hukum & Kriminal

Tanam Ganja di Batas Negara, Pasutri di Keerom Papua Ditangkap

Kedua pelaku lalu digelandang ke Kantor Ditresnarkoba Polda Papua guna proses hukum lebih lanjut.

Tribun-Papua.com/Istimewa
DITANGKAP- Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua menangkap pasangan suami istri (pasutri) inisial GZ dan MP lantaran diduga sebagai pemilik ladang ganja di Distrik Waris, Kabupaten Keerom. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua menangkap pasangan suami istri (pasutri) inisial GZ dan MP lantaran diduga sebagai pemilik ladang ganja di Distrik Waris, Kabupaten Keerom.

Distrik Waris merupakan perbatasan negara Papua New Guinea - Indonesia.

Penangkapan bermula menyusul adanya informasi dari Warga terkait aktivitas tersebut.

"Personel Ditresnarkoba mendapatkan informasi dari warga, bahwa ada salah satu warga yang menanam ganja di belakang rumahnya," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Senin (7/2/2022).

Baca juga: Profil Bahlil Lahadalia, Pengusaha Papua yang Sukses Jadi Menteri Investasi dan ESDM Ad Interim

Personel kepolisian lalu bergerak menuju ladang ganja di Kampung Titik Nol Distrik Waris.

"Setelah tiba di TKP personel melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap pelaku GZ dan MP  yang merupakan pasangan suami istri," ungkapnya.

Hasil pemeriksaan, diketahui kedua pelaku mengaku memiliki ladang ganja tersebut.

"Anggota kami langsung bergerak ke ladang pertama ditemukan 15 pohon Ganja yang ditanam oleh pelaku MP di lahan seluas kurang lebih 50×50 meter," tutur Kamal.

Selanjutnya anggota bergerak ke lokasi kedua yang berada di belakang rumah kedua pelaku.

Baca juga: Mahasiswa di Sorong Tolak DOB Provinsi Papua Barat Daya

"Di belakang rumah, personel temukam 4 pohon ganja dan 21 bungkus plastik bening ukuran besar yang berisikan daun ganja kering dan 1 bungkus plastik bening ukuran kecil yang berisikan biji ganja kering siap tanam."

Kedua pelaku lalu digelandang ke Kantor Ditresnarkoba Polda Papua guna proses hukum lebih lanjut.

Kamal menambahkan, kasus tersebut tengah ditangani pihaknya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved