Senin, 13 April 2026

Hukum & Kriminal

Polisi Kedepankan Konsep Humanis, Kamal : Ini Guna Pengembangan Masyarakat

Polda Papua mengedepankan Konsep Pendekatan kesejahteraan atau humanis (soft approach policing) kepada Masyarakat di Provinsi Papua.

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Polda Papua mengedepankan Konsep Pendekatan kesejahteraan atau humanis (soft approach policing) kepada Masyarakat di Provinsi Papua.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal, Jumat (11/2/2022).

Baca juga: Transaksi Digital Tembus Rp 4.314,3 Triliun, Gubernur BI: Karena Masyarakat Gemar Belanja Online

"Kami lakukan pendekatan tersebut guna pengembangan masyarakat dan partisipasi sebagai strategi yang sangat potensial dalam rangka meningkatkan ekonomi, sosial dan transformasi budaya yang pada akhirnya dapat menciptakan pembangunan yang lebih berpusat pada masyarakat,"kata Kamal melalui rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Jumat.

Dia mengatakan, sasaran akhir dari implementasi program ini adalah masyarakat produktif dengan berbagai aktifitas pemenuhan kesejahteraan sehingga tidak lagi berfikir membangun ideologi yang berlawanan dengan NKRI.

Baca juga: Transaksi QRIS Terus Meningkat, Bank Indonesia Jajaki Kerja Sama QRIS Antar Negara

"Keseluruhan konsep operasionalisasi Binmas Noken diharapkan dapat menjadi solusi yang ditawarkan Polri dalam berkontribusi pada upaya percepatan pembangunan Papua untuk, To win the hearts and mind the people of Papua,"ujarnya.

Lebih lanjut, kata Kamal, ada dua Operasi yang dilakasanakan Polda Papua pada tahun 2022 ini.

"Kami akan gelar Operasi Damai Cartenz 2022 dan Operasi Rastra Samara Kasih Cartenz 2022 (Rasaka Cartenz 2022) dengan mengedepankan, pendekatan kepada masyarakat,"katanya.

Baca juga: Dua Hari Pius Iwitiyu Hilang di Timika, Tim SAR Sasar Perairan Kampung Naja

Menurut dia, dalam operasi tersebut Polda Papua akan melibatkan Polres Jajaran serta melibatkan setiap Stakholder.

"Kami juga akan libatkan setiap stakholder seperti Tokoh Agama, tokoh Masyarakat dan Tokoh adat untuk membantu pemerintah, TNI-Polri di wilayahnya masing-masing dalam mendukung Program Pembangunan di Papua,"tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved