Viral Video Cara Unik Pria Pasang Ban Mobil Pakai Obat Nyamuk Semprot dan Disulut Api

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pria sedang memasang ban mobil di pelek tapak lebar dengan cara unik.

Editor: Claudia Noventa
FACEBOOK
Tangkapan layar video yang memperlihatkan seorang pria sedang memasang ban mobil di pelek tapak lebar dengan cara unik. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pria sedang memasang ban mobil di pelek tapak lebar dengan cara unik.

Diketahui, video yang viral itu diunggah oleh sebuah akun di grup Facebook Motuba, pada Selasa (1/3/2022).

"Kearifan lokal Mbah, Btw itu saya salah liat gak Mbah kok kayak pake semprotan nyamuk hit/Baygon ya mbah?," demikian narasi yang dituliskan pemilik akun.

Baca juga: Bocah 11 Tahun Tewas Dimutilasi saat Cari Durian Jatuh, Orangtua sempat Dengar Korban Berteriak

Baca juga: 8 Pekerja Tewas Ditembak KKB saat Perbaiki Tower, Lokasi di Ketinggian dan Tak Ada Akses Jalan Darat

Isi Video

Dalam video tersebut, terlihat ban mobil dan pelek-nya masih dalam kondisi yang belum terpasang secara pas atau belum presisi.

Tak lama, pria itu kemudian menyemprotkan obat nyamuk tepat di bibir pelek dan ban.

Setelah beberapa detik, ia langsung menyalakan korek dan menyulutkan apinya tepat di semburan obat nyamuk semprot.

Api pun tampak berkobar di semprotan tersebut dan menyebabkan ban dan pelek kembali ke posisi yang presisi.

Hingga Kamis (3/3/2022) sore, unggahan video tersebut telah disukai lebih dari 1.200 kali, dibagikan 195 kali, dan dikomentari 368 kali warganet Facebook.

Baca juga: Viral Chat WAG soal Penembakan di Nafri, Kapolresta Jayapura Kota: Itu Hoaks!

Lantas, apakah memasang ban di pelek tapak lebar dengan cara yang unik itu dibenarkan?

Cara yang Tidak Standar

Mencari tahu jawabannya, Kompas.com, menghubungi On Vehicle Tes (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, Zulpata Zainal.

Ia menuturkan, pemasangan ban di pelek tapak lebar seperti yang dipraktikkan dalam video viral di media sosial tersebut adalah cara yang tidak standar.

"Cara tersebut tidak standar menurut teori pemasangan ban yang benar. Menurut pabrikan ban juga tidak standar," ujar Zulpata, Kamis (3/3/2022).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved