Kamis, 16 April 2026

KKB Papua

Ini Identitas 8 Korban Penembakan KKB di Distrik Beoga Papua

Proses evakuasi terhadap delapan karyawan PT Palaparing Timur Telematika (PTT) masih diupayakan hari ini, Jumat (4/3/2022) oleh Polres Puncak, Papua.

Editor: Roy Ratumakin
IST via Kompas.com
Tangkapan layar dari CCTV Tower B3 yang terletak di Distrik Beoga menunjukkan salah satu pekerja PT. PTT yang selamat tengah meminta pertolongan ke arah kamera setelah KKB menyerang mereka pada Rabu (2/3/2022) dini hari. Akibat kejadian tersebut, delapan pekerja tewas akibat luka tembak, Puncak, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Proses evakuasi terhadap delapan karyawan PT Palaparing Timur Telematika (PTT) masih diupayakan hari ini, Jumat (4/3/2022) oleh Polres Puncak, Papua.

Diketahui, delapan karyawan tersebut tertembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. Papua pada, Rabu (2/3/2022).

Baca juga: 15 KKB Berondong TNI di Beoga Papua, 1 Prajurit Terluka

Berikut identitas karyawan PTT yang tewas di tangan KKB dari data yang dihimpun Tribun-Papua.com:

  1. Billy (menimggal)
  2. Renal (meninggal)
  3. Bona (meninggal)
  4. Nelson (korban selamat)
  5. Bebi Tabuni (meninggal)
  6. Jamal (meninggal)
  7. Eko (meninggal)
  8. Pak De (meninggal)

Diketahui, Penyerangan tersebut diketahui ketika salah satu karyawan PTT menghubungi aparat via telpon pada Kamis (3/3/2022).

"Penyerangan yang dilakukan oleh KKB terhadap karyawan Palaparing Timur Telematika (PTT) terjadi pada Rabu 2 Maret 2022 di Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel "CO 53M 756085 9585257" di Wilayah Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, namun baru diketahui hari ini," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal.

Dari keterangan saksi NS, bahwa saat penyerangan oleh KKB dia tidak berada di Camp.

Baca juga: Pratu Heriyanto, Korban Kontak Tembak dengan KKB Dievakuasi ke Mimika

Saat kembali ia melihat rekan-rekannya sudah meninggal dunia.

“Melihat rekan-rekannya sudah tidak bernyawa, sekira pukul 13.00 WIT saksi meminta bantuan penyelamatan melalui CCTV Tower BTS 3," ujarnya.

"Kemudian pukul 16.00 WIT baru termonitor di CCTV Pusat PTT di Jakarta,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved