Papua Terkini

Pertamina Agendakan Peresmian SPBE, Progresnya Sudah 94 Persen

PT. Pertamina MOR VIII (Persero) guna memberikan kemudahan bagi warga di Papua dalam hal penyediaan Gas LPG, kini menghadirkan SPBE

Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Musa Abubar
Suasana Seorang karyawan SPBE saat melakukan pengisian tabung LPG, Jumat (4/3/2022) 

TRIBUN-PAPUA JAYAPURA - PT. Pertamina MOR VIII (Persero) guna memberikan kemudahan bagi warga di Papua dalam hal penyediaan Gas LPG, kini menghadirkan SPBE (Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji).

SPBE itu pertama dan satu-satunya di Papua. Sales Brand Manager Pertamina Jayapura Andi Reza Ramadhan mengatakan, hingga kini kesiapan dan progres pembangunan SPBE yang berlokasi di Kabupaten Jayapura.

Tepatnya, di Jl. Doyo Sentani. Progres pembangunan SPBE ini sudah mencapai 94 persen.

Baca juga: Presiden Ukraina Ajak Putin Bertemu: Ayolah, Saya Tak Akan Menggigit

"Kami harap paling lambat April nanti, SPBE ini akan segera beroperasi, setelah dilakukan uji coba pada Maret ini, saat ini untuk kapasitas tengki berada pada 30 metrik ton," kata Andi Reza kepada awak media, Jumat (4/3/2022).

Dia mengaku, pihaknya juga akan melakukan penambahan sebesar 30 metrik ton, sehingga total ketersediaan kapasitas penampungan LPG menjadi 60 metrik ton.

Baca juga: Ratusan Aparat Gabungan Diterjunkan Evakuasi 8 Pekerja Tower yang Tewas Ditembak KKB Papua

"SPBE yang akan beroperasi ini, kapasitas areanya di Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, tidak menutup kemungkinan LPG bisa dikirim ke daerah pegunungan,"ujarnya.

Baca juga: Ini Penjelasan PT Palapa Timur Telematika soal 8 Karyawannya Tewas Ditembak KKB di Beoga Papua

Lanjut dia,hadirnya SPBE tersebut akan membantu masyarakat di Papua yaitu LPG akan semakin mudah didapatkan.

"Dampak langsung dengan adanya SPBE tersebut adalah harga akan mengalami penyesuaiaan, dimana untuk pengisian ulang, harga saat ini posisi 5 1/2 kilo diharga Rp170 ribu, 12 kilo Rp320 ribu harga ini semua SPBU,"katanya.

Baca juga: Pembantaian 8 Karyawan Oleh KKB, Marinus Yaung : Dimana Aktivis Kemanusiaan ?

Andi menyebut, pihaknya berharap bahwa dengan hadirnya SPBE, dapat menekan harga pengiriman dari Surabaya ke Jayapura bisa mencapai Rp30 ribu - Rp50 ribu/tabungnya.

"Dengan hadirnya SPBE ini akan sangat membantu masyarakat terutama di Kabupaten Jayapura, dan Kota Jayapura, Keerom dan Kabupaten Sarmi,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved