Rusia vs Ukraina
Presiden Ukraina Gagal Dibunuh, Pasukan Elit Chechnya Dilumpuhkan
Sejumlah pasukan khusus dikerahkan Rusia ke Ukraina untuk membunuh Presiden Volodymyr Zelensky.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sejumlah pasukan khusus dikerahkan Rusia ke Ukraina untuk membunuh Presiden Volodymyr Zelensky.
Alih-alih dapat membunuh Volodymyr Zelensky, malah pasukan khusus tersebut malam dibantai oleh pasukan Ukraina.
Diketahui, dua regu pasukan elite Chechnya dilaporkan telah berhasil dilumpuhkan usai gagal membunuh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.
Baca juga: Presiden Ukraina: Semua Orang yang Mati di Ukraina Karena Ulah ‘NATO’
Dilansir dari New York Post melalui Kompas.com, laporan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Oleksiy Danilov.
Sebagaimana diberitakan Kompas.com pada Rabu (2/3/2022), Danilov mengungkapkan, bocoran informasi intelijen dari pasukan keamanan Rusia yang bersimpati kepada Ukraina berperan penting dalam kegagalan misi pasukan elite Chechnya.
Danilov mengatakan, sejumlah sumber dari Federal Security Service (FSB) Rusia memberi informasi intelijen yang dibutuhkan Kiev untuk melacak regu elite Chechnya.
“Mereka (regu elite Chechnya) dibagi menjadi dua kelompok, kami melacak mereka. Satu kelompok ditangani di dekat Hostomel (barat laut Kiev), yang lain ada di depan mata kami,” kata Danilov.
“Kami tidak akan menyerahkan presiden kami, negara kami. Ini tanah kami, pergilah,” imbuhnya.
Baca juga: Prioritas Ekonomi Warganya, Ini yang Dilakukan Presiden Ukraina
Meski begitu, belum diketahui jumlah pasukan regu elite Chechnya yang terbunuh atau tertangkap oleh pihak Ukraina.
Sebelumnya, pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov telah mengonfirmasi kehadiran pasukannya di Ukraina.
Chechnya adalah wilayah otonom yang menjadi bagian dari Rusia. Kadyrov adalah sekutu Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Baca juga: Ukraina: Tentara dan Masyarakat akan Menggiling Mesin Perang Rusia
Pasukan Chechnya diyakini bukan satu-satunya yang memburu Zelensky. Anggota Grup Wagner, kelompok tentara bayaran dari Rusia, diperkirakan juga beroperasi di Ukraina dengan misi membunuh Zelensky.
Menurut intelijen AS, Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari dengan tujuan untuk menggulingkan Pemerintah Ukraina yang pro-Barat, kemudian hendak memasang rezim yang bersahabat dengan Moskwa. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Gagal Bunuh Presiden Ukraina, Pasukan Elite Chechnya Berhasil Dilumpuhkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/05032022-pasukan_elite_chechnya.jpg)