Selasa, 21 April 2026

Persipura

Striker Persipura Sebut Vladimir Putin Seorang Pembunuh

Penyerang Persipura menyebut Presiden Rusia seorang pembunuh karena invasi Rusia ke Ukraina menyebabkan banyak korban, termasuk warga sipil

Penulis: Arni Hisage | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
PT Liga Indonesia Baru
Striker Persipura Yevhen Bokhasvili saat berselebrasi bersama rekan-rekannya 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Penyerang Persipura asal Ukraina Yevhen Bokhashvili ungkapkan kekesalannya pada Vladimir Putin di sosial media setelah kampung halamannya diinvasi oleh Rusia.

Ukraina sedang mengalami invasi dari Rusia sejak 24 Februari 2022 setelah Vladimir Putin memerintahkannya dari siaran langsung di media resmi Kremlin.

Menghadapi agresi dari Rusia, Ukraina langsung mengaktifkan Pasal 51 PBB tentang hak negara untuk membela diri.

Sejauh ini, invasi Rusia telah menyebabkan kerugian besar bagi kedua belah pihak.

Hingga hari ini, lebih dari 500 ribu penduduk Ukraina telah keluar dari negara itu untuk mengungsi dari ancaman invasi Rusia.

Belum lagi, invasi Rusia telah menyebabkan banyak kehancuran material dari fasilitas sipil di Ukraina.

Baca juga: Klasemen Sementara Liga 1 2021, Jelang Laga Persipura Jayapura Vs Persikabo 1973 di Pekan ke-29

Baca juga: Ada Format Liga 1 Musim Depan Tanpa Persipura, BDC: Ini Serangan Psikologis bagi Warga Papua

Untuk kali kedua dalam sepekan, mantan penyerang PSS Sleman itu mengungkapkan kekesalannya di Instagram pribadinya terkait invasi Rusia atas negaranya.

Yevhen secara spesifik menyebut Presiden Rusia saat ini Vladimir Putin sebagai agresor.

"Putin (Vladimir Putin) seorang agresor! Karena perintahnya, baik tentara Ukraina dan Rusia sudah mati!," ujar Yevhen dalam Instagram pribadinya.

"Kita punya sebuah negara besar yaitu Ukraina, yang memilih pemerintahnya sendiri! Kita tidak meminta Putin untuk menyelamatkan kita!," jelasnya.

Striker andalan Persipura itu menyesalkan tindakan Putin yang telah membunuh warga sipil dan membom fasilitas milik sipil.

"Tapi sekarang kita perlu diselamatkan darinya! Kota-kota kita telah dibom oleh tentara Rusia!,"sambung Yevhen.

"Bahkan panti asuhan pun telah dibom! Warga sipil ditembaki, Tank Rusia menabrak mobil dengan warga sipil di tengah!,"haru sang pemain.

Baca juga: Head to Head dan Prediksi Susunan Pemain Jelang Laga Persipura Vs Persikabo di Pekan ke-29 Liga 1

Yevhen menekankan bahwa negaranya ingin meninggalkan Putin dan tentara perdamaian palsunya selama-lamanya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved