Minggu, 19 April 2026

Rusia vs Ukraina

Jika Presiden Volodymyr Zelensky Terbunuh, Ini Rencana Ukraina

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken tak merinci rencana Ukraina dalam hal kematian Zelensky, tetapi dia mengatakan dunia perlu bersiap.

Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat melakukan perjalanan guna bertemu dengan tentara Ukraina di medan perang menghadapi Rusia. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sekretaris Pers Ukraina Sergii Nykyforov mengunggah di Facebook menampilkan bagian yang tampak dari sebuah rudal ditemukan di dekat kediaman presiden, Zelensky menjawab: "Meleset."

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken tidak merinci rencana Ukraina dalam hal kematian Zelensky, tetapi dia mengatakan bahwa dunia perlu bersiap untuk konflik ini berlangsung "untuk beberapa waktu", meskipun ada sanksi terhadap Rusia dari negara-negara Barat.

Baca juga: Dokumen Rahasia Rusia Terbongkar, Ini Langkah Ukraina

Blinken menegaskan bahwa Ukraina memiliki rencana jika Presiden Volodymyr Zelensky mati dalam konflik dengan Rusia.

Volodymyr Zelensky telah berada di garis depan pertahanan Ukraina melawan Rusia, meskipun ada laporan tentang setidaknya satu upaya pembunuhan dan serangan di dekat kediaman presidennya.

Dokumen yang diunggah ke Facebook oleh kementerian Pertahanan Ukraina diklaim menunjukkan rencana serangan Rusia ke Ukraina yang akan berlangsung 15 hari.
Dokumen yang diunggah ke Facebook oleh kementerian Pertahanan Ukraina diklaim menunjukkan rencana serangan Rusia ke Ukraina yang akan berlangsung 15 hari. (KEMENTERIAN PERTAHANAN UKRAINA via FACEBOOK)

"Ukraina memiliki rencana yang tidak akan saya bicarakan atau perinci untuk memastikan bahwa kelangsungan pemerintahan tetap ada dengan satu atau lain cara. Dan biarkan saya berhenti di situ," Blinken kata Margaret Brennan di "Face the Nation" di CBS News.

Seorang kepala keamanan dan pertahanan Ukraina mengatakan pekan lalu bahwa pasukan Ukraina telah menggagalkan rencana pembunuhan Presiden Volodymyr Zelensky, dengan bantuan dari anggota dinas keamanan Rusia.

Baca juga: Invasi Rusia, Andriy Shevchenko Menangis: Tolong Italia Buka Hati untuk Ukraina

Kemudian pada minggu itu, Volodymyr Zelensky menyindir Rusia setelah seorang ajudan utama mengklaim apa yang tampak seperti pecahan rudal jatuh di dekat kediaman presiden di Kyiv.

Rusia pertama kali menginvasi Ukraina pada 24 Februari. Sejak serangan awal, Rusia telah mengklaim kota besar Kherson serta pembangkit listrik tenaga nuklir di Zaporizhzhia.

Baca juga: Tolak Invasi Negaranya ke Ukraina, 4.366 Warga Rusia Ditahan

Pejabat Ukraina dan kelompok hak asasi manusia menuduh Rusia melakukan kejahatan perang, menuduh pasukan Vladimir Putin membombardir penduduk sipil.

"Kami terus melihat Presiden Putin menggandakan dan menggali agresi terhadap Ukraina ini. Itu terus berlanjut. Sayangnya, Saya pikir kami harus bersiap secara tragis, untuk ini (perang) berlangsung selama beberapa waktu," kata Blinken pada Minggu (6/3/2022) sebagaimana dilansir Business Insider. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Ukraina Siapkan Rencana Darurat jika Presiden Zelensky Terbunuh

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved