Rusia vs Ukraina
Dokumen Rahasia Rusia Terbongkar, Ini Langkah Ukraina
Sejumlah dokumen rahasia yang diklaim milik Rusia telah diunggak ke laman Facebook oleh kementerian Pertahanan Ukraina.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sejumlah dokumen rahasia yang diklaim milik Rusia telah diunggak ke laman Facebook oleh Kementerian Pertahanan Ukraina.
Kementerian Pertahanan Ukraina mengklaim, dokumen tersebut adalah dokumen rencana serangan Rusia ke Ukraina yang akan berlangsung 15 hari.
Isi dokuken juga menunjukkan rencana perang salah satu unit kelompok taktis batalyon Brigade Infanteri Angkatan Laut Pengawal Terpisah ke-810 dari Armada Laut Hitam Rusia, menurut kementerian negara itu.
Baca juga: Invasi Rusia, Andriy Shevchenko Menangis: Tolong Italia Buka Hati untuk Ukraina
Lebih lanjut dikatakan bahwa peta invasi Rusia, tabel tanda panggilan, dan daftar personel ada dalam dokumen.
Unggahan Facebook kementerian mengikuti pengungkapan serupa di situs media sosial oleh Operasi Pasukan Gabungan Ukraina.
“Berkat tindakan sukses salah satu unit Angkatan Bersenjata Ukraina, Rusia tidak hanya kehilangan peralatan dan pasukan,” kata kementerian pertahanan.
"Dalam serangan panik, mereka meninggalkan dokumen rahasia."
Kementerian itu mengatakan bahwa berdasarkan dokumen, Rusia menyetujui invasi ke Ukraina pada 18 Januari.
Operasi itu dimaksudkan untuk berlangsung 15 hari dari 20 Februari hingga 6 Maret, kata kementerian itu berdasarkan tinjauan dokumen.
Baca juga: Tolak Invasi Negaranya ke Ukraina, 4.366 Warga Rusia Ditahan
Insider yang mempublikasikan berita ini tidak dapat memverifikasi kesimpulan ini secara independen.
Salah satu dokumen yang diunggah tampaknya bertanggal 18 Januari, sebulan penuh sebelum Rusia menyerang.
Sementara dokumen perencanaan tanda panggilan lainnya untuk unit yang berbeda tertanggal 20 Februari hingga 6 Maret, dengan perubahan nama kode harian untuk instruksi berbeda dari Rusia, untuk saling menghubungi tanpa mengungkapkan identitas mereka.
Baca juga: Menlu Ukraina: Tentara Rusia Rudapaksa Perempuan Selama Invasi
Dokumen-dokumen itu tampaknya tidak memberikan informasi apa pun tentang pasukan Rusia yang mengambil kota Ukraina mana pun.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan invasi negaranya ke Ukraina pada dini hari pada Kamis (24/2/2022).
Sejauh mana rencana Putin untuk menyerang Ukraina belum jelas, tetapi seorang mantan wakil menteri luar negeri Rusia mengatakan kepada Al Jazeera bahwa ia memiliki informasi bahwa pemimpin Rusia ingin menyatakan kemenangan dalam waktu seminggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/07032022-dokumen_rahasia.jpg)