Sabtu, 25 April 2026

KKB Papua

Ini Pesan Terakhir Billy Garibali, Karyawan PTT Kepada Keluarga Sebelum Tewas dari KKB

Billy Garibali tinggal di Kampung Cibuah, Desa Panyadap, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Selasa 8 Mei 2022, merupakan hari dimana delapan jenazah karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) diberangkatkan dari Kabupaten Mimika ke kampung halamannya masing-masing. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURABilly Garibali (41), satu di antara karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) yang tewas di tangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua punya keinginan sebelum dirinya meninggal.

Diketahui, Billy Garibali tinggal di Kampung Cibuah, Desa Panyadap, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.

Billy sebelum meninggal sempat mengabarkan ke keluarganya bahwa dirinya akan pulang pada 6 Maret 2022.

Baca juga: Jenazah Bebi Tabuni Korban KKB Dimakamkan di Puncak Papua, Santunan Duka Diserahkan

"Pulang tidak tentu, jika mau pulang selalu memberi kabar lewat telepon. Korban sempat memberi kabar akan pulang tanggal 6 Maret 2022," kata Sekdes Desa Panyadap, Dani Isnendar (50) dikutip dari laman Kompas.com, Senin (7/3/2022).

Di rumah duka, rentetan kursi serta karangan bunga bertuliskan duka mendalam, mempertegas rasa haru yang dirasakan pihak keluarga.

Ini bukan kali pertama Billy bepergian jauh ke luar pulau Jawa. Tercatat, ia sudah makan tahun menghabiskan waktu bertugas sebagai pekerja tower.

Bekerja di PT Palapa Timur Telematika (PTT) membuat Billy tidak tentu untuk pulang bertemu anak dan istrinya.

Billy menjadi satu-satunya anak lelaki yang tinggal bersama Ibunya di Solokan Jeruk. Ia meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Baca juga: SOSOK Billy Garibaldi, Karyawan PTT Asal Bandung Tewas oleh KKB Papua, Tinggalkan 3 Anak Masih Kecil

"Korban hanya satu-satunya anak yang tinggal dengan ibunya. Ada istri, dan 3 orang anak, 2 perempuan, 1 laku-laki, yang paling dewasa usianya 11 tahun, yang paling kecil 2 tahun," kata Dani.

Selain kerap bepergian ke luar pulau Jawa, tak aneh jika warga sekitar tak terlalu mengenal Billy. Bahkan, warga lebih mengenal nama Dida dibanding nama Billy.

Tak aneh ketika berita tewasnya Billy oleh KKB di Papua, masyarakat setempat tidak menyadari bahwa korban adalah warga setempat.

Baca juga: Ini Lokasi Peristirahatan Terakhir 8 Jenazah Karyawan PTT Korban KKB di Puncak Papua

"Ketika ada kabar, masyarakat sempat tidak tahu korban telah meninggal, karena nama aslinya Billy, sedang warga tahunya namanya Dida," ujar Dani.

Dani menyebut informasi mengenai tewasnya Billy atau Dida didapat sejak Sabtu, (5/3/2022) pagi.

"Iya infonya Sabtu pagi, tapi kami gak langsung ngasih tau karena takut shock," katanya.

PEMAKAMAN - Isak tangis dan suasana haru menyelimuti kedatangan jenazah Bebi Tabuni di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Selasa (8/3/2022). (Dok. Pendam Cenderawasih)
PEMAKAMAN - Isak tangis dan suasana haru menyelimuti kedatangan jenazah Bebi Tabuni di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Selasa (8/3/2022). (Dok. Pendam Cenderawasih) (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Pihaknya menyebut, Billy akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Bojong, Kabupaten Bandung.

"Rencananya kalau tidak ada hambatan bakal di makamkan di Desa Bojong, ada makam keluarga di sana," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Billy, Korban Penembakan KKB di Papua Sempat Mengabarkan akan Pulang ke Bandung

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved