Senin, 11 Mei 2026

Ukraina Klaim Telah Bunuh 12.000 Tentara Rusia di Hari ke-13 Invasi

Ukraina mengklaim telah menewaskan lebih dari 12.000 tentara dan hancurkan 303 tank milik Rusia.

Tayang:
Daniel LEAL/AFP
Prajurit Ukraina berdiri di dekat pengangkut personel lapis baja BTR-3 di barat laut Kyiv pada 24 Februari 2022. 

TRIBUN-PAPUA.COMUkraina mengklaim telah menewaskan belasan ribu tentara Rusia.

Laporan tersebut disampaikan oleh Layanan Negara Komunikasi Khusus dan Perlindungan Informasi Ukraina (SSCIP) pada Selasa (8/3/2022).

Dalam laporan itu, disebutkan bahwa lebih dari 12.000 tentara Rusia telah hilang, yang dianggap berarti mereka sudah tewas.

Sebelumnya, pada Minggu (6/3/2022), Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, menyebut lebih dari 11.000 tentara Rusia tewas dalam perang Rusia-Ukraina yang dimulai sejak Kamis (24/2/2022).

Baca juga: Tanggapi Konflik Rusia-Ukraina, Jokowi: Perang adalah Persoalan Ego, Melupakan Sisi Kemanusiaan

Sementara, pada Sabtu (5/3/2022), Ukraina mengeklaim jumlah tentara Rusia yang tewas sudah mencapai angka 10.000 jiwa dan pada Rabu (2/3/2022), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut tentara Rusia yang tewas berjumlah 6.000 orang.

Pada Selasa ini, lewat akun Twitter-nya, SSCIP juga melaporkan kerugian lain yang dialami Rusia, yakni lebih dari 303 tank dan 1.036 kendaraan tempur lapis baja telah dihancurkan Ukraina.

Di sisi lain, Rusia belum memperbarui perkiraan kerugian mereka sejak Rabu pekan lalu.

Pada saat itu, Rusia mengakui untuk pertama kalinya bahwa 498 tentara mereka tewas di Ukraina.

Baca juga: Banyak Orang dari Seluruh Dunia Pesan Kamar Airbnb Ukraina Tanpa Dihuni, Ternyata Ini Alasannya

Korban Sipil Perang Rusia-Ukraina

Sementara itu, Kantor Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Hak Asasi Manusia (HAM) pada Senin (7/3/2022), merilis perkiraan terbaru kematian warga sipil di Ukraina, yakni telah mencapai 406 orang.

Namun, dikatakan oleh mereka bahwa angka sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi dari itu.

Terkait pengungsi, Komisioner PBB untuk Pengusngi (UNHCR) pada Selasa ini, memperkirakan jumlah warga Ukraina yang melarikan diri ke luar negeri akan mencapai dua juta dalam dua hari ke depan.

"Saya pikir kita akan melewati angka dua juta hari ini atau mungkin paling lambat besok. Jadi, itu tidak berhenti," ungkap Filippo Grandi, Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, mengatakan kepada wartawan di Oslo, dikutip dari AFP.

Baca juga: Diterpa Sanksi akibat Invasi ke Ukraina, Sektor Penerbangan Rusia Alami Kelumpuhan

Pada hari Senin kemarin, UNHCR menyebutkan jumlah pengungsi lebih dari 1,7 juta.

Grandi membuat pernyataannya pada konferensi pers, setelah mengunjungi Moldova, Polandia, dan Rumania, yang semuanya telah menerima pengungsi yang mengalir melintasi perbatasan dari Ukraina sejak Rusia menginvasi negara 13 hari lalu. (*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ukraina Klaim Bunuh 12.000 Tentara dan Hancurkan 303 Tank Rusia

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved