Rusia vs Ukraina
Para Jenderal Rusia Berguguran di Ukraina
enderal terakhir yang dilaporkan tewas pada Jumat (11/3/2022) adalah Mayor Jenderal Andrei Kolesnikov.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Para jenderal Rusia dilaporkan tewas dalam invasinya ke Ukraina.
Jenderal terakhir yang dilaporkan tewas pada Jumat (11/3/2022) adalah Mayor Jenderal Andrei Kolesnikov.
Angkatan bersenjata Ukraina mengatakan Mayor Jenderal Andrei Kolesnikov, komandan Distrik Militer Timur, adalah perwira tinggi Rusia ketiga yang tewas sejak pasukan Vladimir Putin menginvasi Ukraina 16 hari lalu.
Baca juga: Presiden Ukraina Minta Para Ibu dari Tentara Rusia Cegah Anaknya untuk Berperang
Pemerintah Ukraina mengumumkan hal itu beberapa hari setelah pembunuhan Mayor Jenderal Vitaly Gerasimov, Kepala Staf Angkatan Darat ke-41, yang tewas di luar Kharkiv, dan Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky.
Keengganan Ukraina untuk mundur dinilai menjadi pukulan lebih lanjut bagi militer Rusia, yang telah dikejutkan oleh taktik pertahanan strategis presiden Ukraina Zelensky, menurut sumber-sumber barat kepada kantor berita PA pada Jumat (11/3/2022).
Sekitar 20 Mayor Jenderal Rusia diperkirakan mengambil bagian dalam invasi, dengan beberapa dari mereka yang tewas telah mengajukan diri untuk maju ke garis depan.
“Anda melihat bahwa pada satu titik pasukan tidak dapat membuat keputusan sendiri dan tidak memiliki kesadaran situasional atau takut untuk bergerak maju, pada saat itu lebih banyak perwira senior maju untuk memimpin dari depan,” kata seorang pejabat seperti dilansir The Independent pada Jumat (11/3/2022).
Baca juga: Ukraina Klaim Rusia Serang RS Jiwa di Izyum, Gubernur Kharkiv: Ini Kejahatan Perang ke Warga Sipil
Pasukan Putin dilaporkan mengalami penurunan moral yang signifikan, sebagian karena cuaca yang sangat dingin, dengan suhu yang turun menjadi sekitar minus sembilan.
Beberapa unit juga kehabisan persediaan makanan, bahan bakar dan amunisi, karena telah berada di lapangan selama lebih dari dua minggu.
Dengan kematian Mayor Jenderal Kolesnikov, artinya perwira senior Rusia yang tewas dalam dua minggu di Ukraina sama banyaknya dengan jumlah yang tewas selama 11 tahun seluruh perang saudara Suriah, di mana Putin membantu menopang rezim Bashar al-Assad.
Baca juga: Rilis Jersey Spesial Shevchenko, AC Milan Galang Dana untuk Ukraina
Mengklaim “penghapusan” perwira senior itu dalam sebuah kicauan Twitter, militer Ukraina mengatakan: “Penjajah Rusia terus kehilangan perwira mereka dalam perang melawan Ukraina.”
Kementerian pertahanan Rusia, sejauh ini, menolak untuk menanggapi klaim ini, yang juga belum diverifikasi secara independen.
Menurut PBB, setidaknya 549 warga sipil, termasuk 41 anak-anak, telah tewas.
Setidaknya 801 lainnya terluka di Ukraina sejak awal invasi, meskipun angka sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Jenderal Rusia Diklaim Kembali Terbunuh di Ukraina, Perwira Tinggi Ketiga dalam Delapan Hari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/28022022-rusia_vs_ukraina-1.jpg)