Internasional

Belajar dari Rusia vs Ukraina, Jerman Datangkan 35 Jet Temput F-35 dari AS

Jerman berencana akan menborong sejumlah pesawat tempur dari Amerika Serikat (AS).

Editor: Roy Ratumakin
AFP/GEORGE FREY/GETTY IMAGES NORTH AMERICA
Deretan jet tempur F-35A buatan AS yang terparkir di pangkalan udara Hill Air, Utah. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURAJerman berencana akan menborong sejumlah pesawat tempur dari Amerika Serikat (AS).

Alasan pembelian tersebut adalah untuk mengganti armada Tirnado mereka yang sudah berusia puluhan tahun.

Pesawat tempur yang mau didatangkan tersebut adalah jet tempur F-35 sebanyak 35 unit buatan Lockheed Martin.

Berlin juga berencana membeli 15 jet Eurofighter tambahan, untuk meremajakan angkatan udara Jerman dan berjaga-jaga bila terjadi perang seperti Rusia dan Ukraina.

Baca juga: Bantu Ukraina, Jerman Kirim 2.700 Rudal Lawan Rusia

Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht menyebut pembelian itu sebagai langkah maju yang baik untuk angkatan bersenjata Bundeswehr Jerman.

"Hanya ada satu jawaban untuk agresi Putin, dan itu adalah persatuan di NATO serta pencegahan yang kredibel," ujar Letnan Jenderal Ingo Gerhartz, komandan Angkatan Udara Jerman, dikutip dari AFP, Senin (14/3/2022).

Tornado milik Jerman adalah satu-satunya pesawat Luftwaffe tersertifikasi untuk membawa bom nuklir AS yang ditempatkan di Jerman dan merupakan bagian penting dari pencegahan NATO.

Jet siluman F-35 generasi kelima Lockheed dianggap sebagai pesawat tempur paling modern di dunia, dan bentuk serta lapisannya yang unik membuatnya lebih sulit dideteksi oleh radar musuh.

Adapun jet Eurofighter tambahan yang akan dibeli Jerman dibuat oleh konsorsium yang mencakup Airbus, akan digunakan untuk operasi lain termasuk peperangan elektronik seperti mengganggu sistem pertahanan udara musuh.

Dalam pidato penting akhir bulan lalu, Kanselir Jerman Olaf Scholz berjanji untuk menginvestasikan tambahan 100 miliar euro (Rp 1,5 kuadriliun) guna modernisasi Bundeswehr yang kekurangan dana kronis.

Baca juga: Terjemahkan Pidato Presiden Ukraina, Interpreter untuk Outlet Berita Jerman Menangis saat Live

Tambahan bujet militer itu menandai pembalikan kebijakan menjaga profil militer yang rendah, sebagian karena rasa bersalah atas Perang Dunia II.

Setelah bertahun-tahun dikritik bahwa Jerman tidak cukup memikul beban keuangan dalam aliansi militer NATO, Scholz bersumpah untuk membelanjakan lebih dari dua persen produk domestik bruto Jerman setiap tahun untuk pertahanan, melampaui target dua persen NATO sendiri.

Perubahan kebijakan itu didorong oleh invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari, yang mengguncang rasa aman Jerman dan menyoroti keadaan angkatan bersenjatanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Jerman Akan Borong 35 Jet Tempur F-35 dari AS, Jaga-jaga Perang seperti Rusia dan Ukraina

Sumber: Tribun Papua
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved