Papua Terkini
Izak Morin Resmi Dilantik sebagai Rektor Universitas Internasional Papua
Selain prosesi pengambilan sumpah, diadakan pula penandatangan berita acara pelantikan Rektor UIP.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Izak Morin resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Internasional Papua (UIP), bersama sejumlah pejabat pimpinan di lingkungan UIP.
Berdasarkan pantauan Tribun-Papua.com Selasa (15/3/2022), acara pelantikan tersebut berlangsung di Hotel Frontone Budget Waena Kota Jayapura, pada pukul 17.30 WIT.
Acara dimulai dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh peserta.
Kemudian, dilanjutkan dengan acara inti yaitu pengambilan sumpah dari Rektor terpilih UIP dan pejabat di lingkungan kampus.
Baca juga: 200 Maba Ikut OSMB Universitas Terbuka Jayapura, Mujadi: Mahasiswa Harus Jujur, Iklas dan Sabar
Selain prosesi pengambilan sumpah, diadakan pula penandatangan berita acara pelantikan Rektor UIP.
Dalam sambutannya, pendiri Yayasan Maga Edukasi Papua Samuel Tabuni mengatakan UIP lahir, karena latar belakang masalah dan tantangan masa depan yang harus diselesaikan.
"Untuk menghadapi situasi global ini, maka Orang Papua harus siap, untuk itu UIP ada, dan kita boleh berbangga, UIP hadir dari Papua, untuk dunia," tegasnya.
Pria berkacamata itu, menegaskan UIP hadir bukan untuk bersaing dengan univeritas lainnya, tetapi muncul untuk melengkapi atmosfer institusi pendidikan di Tanah Papua.
Samuel juga menyampaikan, banyak terimakasih atas dedikasi dan kontribusi, terhadap semua pihak bagi terwujudnya universitas internasional pertama di Papua.\
Baca juga: Siswa PLI Respon Positif Kehadiran Universitas Internasional Papua
"Pesan saya bagi Rektor terpilih, mari kita bekerja serius bersama, membangun integritas dan yang terpenting membanggakan Papua," tuturnya.
Di lain sisi, Rektor UIP terpilih Izak Morin dalam sambutannya, mengucap syukur kepada Tuhan atas kepercayaan yang diembannya.
"Pekerjaan kita ini berat, tetapi saya percaya kalau bekerja bersama, maka tidak ada yang mustahil," yakinnya.
Dalam kesempatan itu, Izak menyampaikan birokrasi di kampus berbeda, karena secara administratif dekan kaprodi berada di bawah Rektor, namun secara akademisi tidak demikian.
"Oleh karena itu saling mengisi dan melengkapi, itulah yang utama," pintanya.
Baca juga: Pertama di Papua, Universitas Internasional Papua Hadirkan 3 Program Studi Unggulan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/15032022_uip-izak-morin.jpg)