Pendidikan
Dukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Presiden : Mahasiswa Bisa Belajar Kapan Saja
Presiden Joko Widodo mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), lantaran mahasiswa bisa belajar
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Presiden Joko Widodo mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), lantaran mahasiswa bisa belajar dari mana saja dan kapa saja.
Dukungan itu disampaikan disela-sela acara Dies Natalies ke-46 Universitas Sebelas Maret (UNS) di Surakarta, Jumat (11/3/2022) lalu.
Baca juga: Update Virus Corona di Papua dan Papua Barat Hari Ini, Rabu 16 Maret 2022: Kasus Capai 78.571
“Saya sangat setuju dengan yang sering disampaikan Mendikbudristek yaitu Kampus Merdeka, karena mahasiswa bisa belajar dari mana saja dan kapan saja, dan kampus tetap mengarahkan,”kata Presdien Jokowi dikutib dari kemdikbud.go.id.
Baca juga: Update Virus Corona di Papua dan Papua Barat Hari Ini, Rabu 16 Maret 2022: Kasus Capai 78.571
Jokowi menegaskan, perubahan zaman yang semakin cepat, harus diimbangi dengan program pendidikan yang cepat berubah dan riset yang sesuai tantangan zaman.
Lanjut dia, dalam mengantisipasi perubahan dunia yang tidak dapat diprediksi, sumber daya manusia (SDM) Indonesia harus cepat beradaptasi dan menangkap peluang.
Baca juga: Tribun Network Hadir di Gorontalo, Banyak Benefit yang Bisa Didapat
“Program Kampus Merdeka dengan dana padanan (matching fund) akan mendukung perubahan cepat dalam dunia pendidikan,"ujarnya.
"Saya senang, sekarang mahasiswa bisa belajar di industri selama satu semester, artinya industri telah menjadi bagian dari universitas,”kata Presiden Jokowi.
Baca juga: Setelah Tembak Rekan dan Oknum Brimob, Pratu R sempat Kabur ke Luar Daerah, Sembunyi di Rumah Warga
Dana padanan atau matching fund adalah dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam upaya penciptaan kolaborasi dan sinergi strategis antara lembaga perguruan tinggi dengan industri.
Dana padanan itu menjadi salah satu nilai tambah terbentuknya kolaborasi antara kedua belah pihak melalui platform Kedaireka.
Baca juga: KNPB Diduga Terlibat di Kerusuhan Yahukimo, Polda Papua: Kita Sudah Tanya ke Seniornya
Dukungan matching fund diprioritaskan bagi kolaborasi yang berkontribusi terhadap pencapaian delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi yang telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek yaitu :
1) lulusan pendidikan tinggi mendapat pekerjaan yang layak,
2) mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus,
3) dosen berkegiatan di luar kampus,
4) Praktisi mengajar di dalam kampus,
5) hasil kerja dosen berguna bagi masyarakat dan diakui internasional,
6) program studi kampus bekerja sama dengan mitra kelas dunia,
7) kelas bersifat kolaboratif dan partisipatif, serta
8) program studi berstandar internasional.
Untuk meraih kesempatan mendapatkan matching fund, perguruan tinggi dapat mengajukan proposal tambahan setelah kolaborasi dengan industri terlaksana.
Baca juga: Kemendikbudristek Harap EdWG Perkuat Komitmen Gotong-Royong Perluas Akses Pendidikan
Informasi selengkapnya, masyarakat dapat mengakses https://kedaireka.id/.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyambut baik dukungan Presiden.
Baca juga: Kronologi Siswi Kelas 5 SD Hilang sejak Senin, Pergi dari Rumah Tanpa Izin setelah Dinasihati
“Kita ingin memastikan bahwa Indonesia itu tidak hanya mengejar ketertinggalan, tapi harapan kami, paling tidak pendidikan tinggi di Indonesia menjadi contoh bagi pendidikan di dunia yang akan dibahas pada 10 tahun yang akan datang,”kata Menteri Nadiem.
Momentum Dies Natalies ke-46 Universitas Sebelas Maret (UNS) di Surakarta kala itu juga diikuti Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani yang juga menyampaikan orasi ilmiahnya.
Baca juga: FDA Buka Data Uji Klinis Pfizer, Ada Ribuan Kejadian Buruk
“Kita harus optimis bangkit dari krisis dengan prestasi, bukan biasa-biasa saja. Kita harus terus optimis bahwa badai akan berlalu,"ujar Sri Mulyani.
"Ke depan masih akan ada badai dan tantangan yang akan kita hadapi, kita harus selalu siap,”pesan Menkeu. (Sumber : kemdikbud.go.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/dies-natalis-universitas-11-maret.jpg)