Kemenkumham

Kunker ke Papua, Stafsus Kemenkumham RI Fajar B.S Lase Bahas 8 Poin Menuju WBK

Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM RI bidang Transformasi digital, Fajar B.S Lase melaksanakan kunjungan kerja Kantor Wilayah Kemenkumham Papua

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Suasana Penyambutan Staf Khusus Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia bidang Transformasi digital, Fajar B.S Lase melaksanakan kunjungan kerja (kunker) dilingkungan Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM RI bidang Transformasi digital, Fajar B.S Lase melaksanakan kunjungan kerja (kunker) dilingkungan Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua.

Sekadar diketahui, kunker itu bertujuan membicarakan Pembinaan Pencapaian Target kinerja dan Pembangunan Zona integritas Menuju WBK/WBBM.

Baca juga: Jawa Barat Bergoyang, Gempa Mag 5,5 Trending di Twitter

Staf Khusus Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia bidang Transformasi digital, Fajar B.S Lase dalam sambutannya menyebutkan, melalui kunjungan ini ada poin-poin penting yang harus dikerjakan oleh Kanwail Kemenkumham Papua.

"Ada poin-poin penting yang harus dikerjakan serta memenuhi target,"kata Fajar B.S Lase, Rabu (16/3/2022) di Aula utama Kantor Wilayah Kemenkumham Papua.

Baca juga: Sindir Menteri yang Bicara Penundaan Pemilu, Masinton Pasaribu: Sumbernya Big Data atau Big Mouth?

Fajar mengatakan, Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) adalah birokrasi pelayanan masyarakat, oleh sebab itu siapapun harus bangga berkesempatan mengabdi bagi bangsa.

"Sebagai pelayanan masyarakat, kita harus memberi pelayan yang baik dan punya sebuah semangat untuk bekerja,"ujarnya.

Baca juga: Warga Sipil Kembali Berguguran, Rusia Tembak Mati 3 Pemuda di Chernihiv

Menurutnya, pihak kanwil kemnkumhm Papua Perlu memanfaatkan teknologi informasi serta perlu adanya SDM yang handal.

"Perlu diketahui, pada 2022 ini terdapat 8 Strategis yang harus di lakukan di tingkat Kanwil Kementrian Hukum dan Ham Papua, serta satuan kerja,"katanya.

Fajar menjelaskan, kiranya 8 strategi ini ditingkat Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Papua harus dilakukan.

Baca juga: 10 Manfaat Cengkeh bagi Kesehatan, Bantu Sembuhkan Tukak Lambung hingga Atasi Sakit Gigi

"Kemenkumham adalah sumber dari segala macam hukum. Tata nilai yang penting harus di dalami dan juga perlu sinergitas,"ujarnya.

Lanjut dia, tentu saja target ini harus diterapkan, di Kanwil Hukum dan HAM serta semua divisi di kantor wilayah Hukum dan HAM Papua.

Baca juga: Kemenhub Pastikan Kesiapan Rekayasa Lalu Lintas dan Transportasi Darat Jelang MotoGP Mandalika

"Tugas-tugas ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Agar target kerja tersebut bisa terpenuhi, kita melihat ke lingkungan kita , apa yang perlu dibenahi guna menuju WBK,"tambah dia.

Ia berharap, ditahun yang akan datang ada semangat baru serta raian capaian bisa terwujud menuju WBK dan WBBM. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved