Subsidi Minyak Goreng Papua

Aturan Mendag Diterbitkan, Siapa Saja yang Boleh Beli Minyak Goreng Curah?

Permendag Nomor 11 Tahun 2022 untuk menjaga stabilitas dan kepastian harga minyak goreng curah, serta keterjangkauan harga di tingkat konsumen.

KOMPAS IMAGES
Minyak goreng curah kemasan plastik 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi atau HET Minyak Goreng Curah telah dikeluarkan.

Lantas siapa saja yang boleh membeli minyak goreng curah?

Selain mencabut HET minyak goreng kemasan, penerbitan Permendag Nomor 11 Tahun 2022 untuk menjaga stabilitas dan kepastian harga minyak goreng curah, serta keterjangkauan harga minyak goreng curah di tingkat konsumen.

Aturan yang diteken Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi pada 16 Maret 2022 tersebut menggantikan Permendag Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan HET Minyak Goreng Sawit.

"Menteri menetapkan HET minyak goreng curah sebesar Rp 14.000 per liter atau Rp 15.500 per kilogram," sebut Permendag 11/2022, dikutip Jumat (18/3/2022).

Baca juga: Ini Daftar Terbaru Harga Minyak Goreng di Saga Mall Abepura

Pengecer dalam melakukan penjualan minyak goreng curah kepada konsumen wajib mengikuti HET.

Baca juga: Tiga Perusahaan Besar Ini yang Kuasai Pasar Minyak Goreng Indonesia

Konsumen yang boleh membeli minyak curah adalah masyarakat, usaha mikro, dan usaha kecil.

Industri menengah dan industri besar, termasuk pengemas, dilarang keras menggunakan minyak goreng curah dengan HET Rp 14.000 per liter.

Bagi pengecer yang melanggar ketentuan tersebut, akan terkena sanksi administratif. Kemudian, bagi industri menengah dan industri besar termasuk pengemas yang melanggar ketentuan juga akan kena sanksi administratif.

Sanksi administratifnya adalah penghentian kegiatan sementara dan/atau pencabutan perizinan berusaha. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved