Pendidikan
Ditjen Diktiristek dan LPDP Kerjasama UKICIS Luncurkan Program RISPRO
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) dan LPDP bekerja sama dengan UKICIS luncurkan RISPRO
TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), bekerja sama dengan UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS) meluncurkan program Riset Inovatif Produktif (RISPRO) bertema “UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS).”
RISPRO UKICIS merupakan skema pendanaan bagi peneliti Indonesia yang ingin melakukan kerja sama riset dengan perguruan tinggi terbaik di UK.
Baca juga: 232 Pasien Terpapar Covid-19 Dinyatakan Sembuh Setelah Jalani Perawatan di LPMP Kotaraja
UKICIS sendiri merupakan konsorsium yang beranggotakan tujuh perguruan tinggi di Indonesia dan UK yang dibentuk pada Agustus 2020 dengan misi mempercepat transfer teknologi antar kedua negara.
Baca juga: BBMKG Jayapura Imbau Nelayan dan Nakhoda Kapal Waspadai Angin Kencang dan Tinggi Gelombang
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim pada peluncuran RISPRO UKICIS mengatakan bidang tersebut di atas merupakan lima fokus riset nasional di lingkup pendidikan tinggi, sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo.
Baca juga: Harga Emas di Toko Murni Merauke Rp 920 Ribu per Gram, Nano : Pandemi COVID-19 Pengaruhi Minat
“Betapa pentingnya peningkatan ekosistem riset tanah air, harapan kami melalui program-program seperti Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka serta skema pendanaan RISPRO UKICIS, kampus-kampus di tanah air akan bertransformasi dengan ekosistem riset yang semakin inovatif,” kata Menteri Nadiem dikutib dari kemdikbud.
Baca juga: Tidak Ada Mafia Minyak Goreng, DPR RI: Adanya Kesalahan Kebijakan dan Pengaturannya, Sindir Mendag?
Direktur Jenderal Diktiristek Profesor Nizam berharap RISPRO UKICIS dapat menjadi pengungkit terselenggaranya riset yang memiliki dampak bagi masyarakat luas dan bersinergi dengan program-program pertukaran mahasiswa dan akademisi Kemendikbudristek, serta manajemen talenta.
Baca juga: Massa Minta Kabupaten Mimika Barat Dimekarkan, Alex Mansai: Kami Butuh Pembangunan
“Kami mendorong pemerintah UK untuk turut memberikan dukungan dalam bentuk pendanaan sebagai tindak lanjut dari inisiatif baik dari pemerintah Indonesia,”ujarnya.
Baca juga: Danki TNI di Gome Berani Tipu Komandannya, Jenderal Andika: Proses Hukum
Sementara itu, Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto menyampaikan bahwa pendanaan sebesar Rp 44 milyar (USD 3 juta) akan digunakan untuk menguatkan riset nasional di bidang Green Economy, Blue Economy, Digital Technology, Health, dan Tourism selama empat tahun (2022-2026).
RISPRO UKICIS dapat diakses oleh perguruan tinggi di Indonesia, baik yang berafiliasi dengan UKICIS maupun tidak. (Sumber : kemdikbud.go.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/mendikbud-ristek-nadiem-makarim.jpg)