Papua Terkini

Jelang Ramadhan, Stok Minyak Goreng di Hypermart Abepura Jayapura Aman

Memasuki Bulan Suci Ramadhan, stok minyak goreng kemasan di Hypermart Abepura, masih terpantau aman terkendali

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
JAYAPURA TERKINI - Stok ataupun persediaan minyak goreng kemasan di pusat perbelanjaan Hypermart Abepura, dipastikan aman saat memasuki Bulan Ramadhan, Jumat (25/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Memasuki Bulan Suci Ramadhan, stok minyak goreng kemasan di Hypermart Abepura, masih terpantau aman terkendali.

Divisi Manager Hypermart Abepura, Khairul mengatakan, pihaknya masih memiliki stok minyak goreng sebanyak 300 sampai 400 karton.

Baca juga: Buchtar Tabuni: Anggota Intel Ambil Gambar Tanpa Izin, Saya Marah dan Suruh Pukul

"Kalau untuk stok, kami masih ada sekira 300 hingga 400 karton, masih aman terkendali saat memasuki Bulan Ramadhan nantinya," kata Khairul kepada Tribun-Papua.com di Hypermart Tanah Hitam, Abepura, Jumat (25/3/2022).

Baca juga: Ini Saran Buchtar Tabuni ke Polda Papua Pasca-Pembebasan Dirinya

Sementara untuk harganya, Khairul menyebutkan minyak goreng kemasan di Hypermart Abepura, dijual dengan harga Rp 25.000 hingga Rp 35 .000 per liternya.

"Kemudian, kalau untuk minyak goreng kemasan ukuran 2 liter, harganya berkisar antara Rp 45.000 sampai Rp 65.000, tergantung mereknya," ujarnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Bripda Anton, Kapolres : Satu Masih Buron

Khairul menjelaskan, minat pembeli minyak goreng kemasan di Hypermart Tanah Hitam Abepura, masih cukup baik, lantaran mengingat minyak goreng merupakan kebutuhan dapur.

"Saat minyak goreng masih disubsidi Pemerintah, dengan harga murah, itu permintaan meningkat, 1 minggu sempat kosong terus pasokannya datang, lalu hari kemudian stoknya kosong kagi,"katanya.

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 3 SD Tema 7: Mengenal Contoh Makanan yang Terbuat dari Kedelai

Ia menambahkan, seharusnya setelah dicabut Harga Eceran Tertinggi (HET), dapat disamaratakan juga harganya, agar tidak terlalu melonjak harganya di pasaran.

"Tetapi dengan dicabutnya HET, positifnya sudah tidak langka lagi minyak goreng,"ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved