Tribun Militer

9 Bulan Bertugas di Papua, Ratusan Prajurit dari Beberapa Satuan Dilepas dari Timika

Tugas utama mereka adalah satuan tempur. Namun dengan adanya perintah dari komando atas maka dengan cepat kebijakan itu dilaksanakan.

Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Komandan Korem 753/PVB, Brigjen Taufan Gestoro melepas ratusan prajurit yang tergabung dalam satuan tugas operasi Papua di Timika, Kabupaten Mimika, Selasa (29/3/2022). Ratusan prajurit itu terdiri dari beberapa satuan tempur, bertugas selama 9 bulan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Ratusan prajurit TNI satuan organik Papua yang terdiri dari Yonif Mekanis (Yonmek) 521/DY dan Yonif Raja Alam 613/RJA Kolakopsgarfug 173/PVB dilepastugaskan, usai menjalani masa tugas pembinaan teritorial selama 9 bulan.

Pelepasan prajurit dipimpin Komandan Korem 753/PVB, Brigjen Taufan Gestoro di Timika, Kabupaten Mimika, Selasa (29/3/2022).

Baca juga: Ungkap Kronologi KKB Papua Serang Pos Marinir di Nduga, Tim Gabungan TNI Gelar Investigasi

Diketahui, tugas utama mereka adalah satuan tempur. Namun dengan adanya perintah dari komando atas maka dengan cepat kebijakan itu dilaksanakan.

Adanya perubahan status dan nama satuan tugas sesuai perintah Panglima TNI yang tercantum dalam ST/27 November 2021 tentang pola operasi yang berubah nama menjadi satuan tugas Kodim, untuk melaksanakan pembinaan teritorial.

"Jadi tugas ini adalah tugas mulia dan berat karena besarnya tantangan baik dari segi geografis dan demografis maupun keamanan," ujar Brigjen Taufan Gestoro kepada Tribun-Papua.com.

"Kita ketahui bersama beberapa wilayah di Papua adalah daerah konflik yang dilakukan oleh KKB yang tidak berperikemanusiaan dan mengakibatkan kerugian baik material dan nyawa manusia baik sipil dan TNI-Polri," sambungnya. 

Taufan mengatakan, tugas operasi adalah suatu kebanggan dan kehormatan serta semangat pengabdian rela berkorban tampa pamrih yang dilakukan oleh setiap prajurit.

Baca juga: Kapolda NTT Irjen Setyo Budiyanto Spontan Ikut Angkat Jenazah Pratu Wilson Here saat Tiba di Kupang

"Operasi ini sebagai puncak dari pelaksanaan latihan dan pembinaan satuan untuk mengemban tugas pokok dan menjadi pengalaman beharga," katanya.

Ia menambahkan, dengan berakhirnya penugasan maka prajurit kembali ke pangkalan serta diharapkan segera menyesuaikan diri dengan kondisi satuan dan lingkungan.

"Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada semua satuan karena tulus membantu selama bertugas," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved