Info Mimika
PT Freeport Indonesia Komitmen Tanam Mangrove untuk Keselamatan Lingkungan
PT Freeport Indonesia berkomitmen melakukan penanaman pohon mangrove untuk keselamatan lingkungan
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA-PT Freeport Indonesia berkomitmen melakukan penanaman pohon mangrove untuk keselamatan lingkungan yang berdampak langsung di area kerjanya.
PT Freeport dalam operasi penambangan ada dampak yang dihasilkan. Salah satunya adalah limbah tailing yang dibawah arus sungai ke Muara Sungai Aikwa.
Dampak ini lebih banyak dikelolah di daerah kering baik di dataran tinggi maupun rendah .
Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 6 SD Tema 8: Belajar soal Gerhana Matahari
Ini menjadi salah satu bagian juga menjadi perhatian dalam keselamatan lingkungan seperti adanya tailing.
Tailing ini diendapkan di dataran rendah karena dari partikel tailing paling halus akan terbawa dengan air dari daerah operasi di Tembagapura menuju ke muara membentuk delta atau pulau-pulau baru.
"Jadi komiitmen Freeport dalam pengelolaan lingkungan berusaha mempertahankan pulau sudah terbentuk dan akan menambah luas daratan pulau Papua," kata General Superintendent Reclamation, Biodiversity and Education PT Freeport, Roberth Sarwom kepada Tribun-Papua.com, Selasa (29/3/2022).
Baca juga: 5 Balon Terdaftar Dalam Pemilihan Ketua DPD KNPI Kota Jayapura
Roberth mengatakan, sebagai bentuk mempertahankan daratan itu, Freeport mengambil inovasi dengan melakukan kolonisasi penanaman mangrove.
Dimana mengrove ini merupakan tanaman dataran rendah di muara karena memiliki potensi dan fungsi menahan abrasi.
"Sehingga dengan adanya penanaman mangrove ini diharapkan semua pulau baru yang terbentuk tetap terjaga dan bermanfaat untuk masa depan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,"ujarnya.
Baca juga: Persib Bandung Siap Hajar Barito Putera di Laga Pamungkas, Selamatkan Persipura?
Ia menjelaskan, program tanam mangrove Freeport dimulai sejak tahun 2004 dengan menanam enam jenis mangrove, salah satunya adalah mipa.
Mipa ini sejenis pandan atau sagu yang tumbuh di daerah rawa. Sama halnya dengan mangrove.
Tanaman ini juga menjadi pionir untuk jenis tanaman lain dengan sendirinya akan datang.
Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 6 SD Tema 8: Mengenal Tanggung Jawab Menjaga Lingkungan dari Sampah
Lantaran buah mangrove ini dibawah oleh air dan tertahan sehingga menyatuh dengan tanaman lain.
"Jadi hari ini yang kita tanam adalah Rhyzophora mucronata jenis mangrove berbuah panjang,"ujarnya.
Ia menyebut, hingga saat ini Freeport telah tanam mangrove sebanyak 2,6 juta pohon dengan luas lahan 450 hektar di Pulau Way dari bahasa suku Kamoro yang terbentuk.
Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 SD Tema 6: Belajar soal Hewan-hewan Peliharaan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/tanam-mangrove-1.jpg)