Seorang Mahasiswa yang Ugal-ugalan di Jalur Puncak Mengaku Anggota Densus 88 hingga Palsukan Dokumen

Seorang pria berinisial ZP alias TM (28) ditangkap setelah memalsukan sebuah dokumen, pada Sabtu (26/3/2022).

Editor: Claudia Noventa
PERSDA NETWORK/BINA HARNANSA
Ilustrasi Densus 88 Antiteror - Seorang pria berinisial ZP alias TM (28) ditangkap setelah memalsukan sebuah dokumen, pada Sabtu (26/3/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang pria berinisial ZP alias TM (28) ditangkap setelah memalsukan sebuah dokumen, pada Sabtu (26/3/2022).

Diketahui, kasus tersebut terungkap setelah ZP mengendarai mobil secara ugal-ugalan di jalur Puncak Bogor, Jawa Barat, bersama rekannya yang berada di dua mobil lain.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, saat dihentikan anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor, ZP mengaku sebagai perwira polisi anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri.

Baca juga: Kronologi Penemuan Bayi Laki-laki Terbungkus Plastik Hitam, Warga Dengar Tangisan di Tumpukan Sampah

Baca juga: Sering Disebut Tak Sempurna karena Tak Beri Anak ASI Jadi Motif Ibu Buang Bayi ke Sumur

Polres Bogor, Jawa Barat, menangkap ZP alias TM (28), pria yang mengaku sebagai anggota Densus 88 Mabes Polri karena menipu polisi sungguhan di Jalur Puncak Bogor, pada akhir pekan atau Sabtu (26/3/2022) malam.
Polres Bogor, Jawa Barat, menangkap ZP alias TM (28), pria yang mengaku sebagai anggota Densus 88 Mabes Polri karena menipu polisi sungguhan di Jalur Puncak Bogor, pada akhir pekan atau Sabtu (26/3/2022) malam. (KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN)

Untuk meyakinkan petugas, ZP lantas mengeluarkan name tag dan ID card kepolisian.

Namun, saat dicek petugas, identitas itu ternyata palsu.

Selain itu, mobil yang dikemudikan ZP memakai pelat dinas kepolisian palsu.

"Kami tetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka pada perbuatan dugaan pemalsuan surat dan dokumen dengan ancaman pidana 6 tahun penjara," ujar Imam dalam jumpa pers, Senin (28/3/2022), dikutip dari Tribunnews Bogor.

Berstatus Mahasiswa

Anggota Densus 88 gadungan tersebut berstatus sebagai mahasiswa. Dia berasal dari Jakarta.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bogor AKP Siswo DC Tarigan menambahkan, ZP sudah satu tahun mengaku sebagai anggota polisi.

Dia menggunakan kartu tanda anggota (KTA) kepolisian palsu untuk meyakinkan orang, bahkan hingga merayu lawan jenis.

"ZP ini menerangakan bahwa dia memiliki IG dengan identitas palsu pertama tujuannya untuk memantau mantan pacarnya. Setelah itu berangsur kemudian ternyata digunakan untuk merayu perempuan," ucapnya di Mapolres Bogor.

Baca juga: Sakit Hati Istri Dipecat, Suami Curi Uang Rp22 Juta di Kantor Yayasan Pelayanan Injili Sentani

Bermula dari Ugal-ugalan

Aksi ZP ini terbongkar usai dia dan kawan-kawannya berkonvoi di jalur Puncak Bogor.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved