Makna dari Trihari Suci dalam Perayaan Paskah: Kamis Putih, Jumat Agung, hingga Sabtu Suci

Sebelum merayakan Hari Paskah, orang Nasrani harus mengikuti rangkaian pekan suci, termasuk Trihari Suci selama masa prapaskah.

Editor: Claudia Noventa
Unsplash/Alicia Quan
Hari Paskah - Sebelum merayakan Hari Paskah, orang Nasrani harus mengikuti rangkaian pekan suci, termasuk Trihari Suci selama masa prapaskah. 

Sewaktu di dunia, Dia merasakan penyiksaan yang sangat keji yang harus ditahan-Nya demi keutuhan hubungan Allah dan manusia.

Baca juga: Jelang Paskah, Ini 5 Tradisi Perayaan Jumat Agung di Seluruh Dunia

Jumat Agung

Jumat Agung adalah perayaan umat Kristen dan Katolik. Perayaan ini dimaksudkan untuk mengenang kematian Kristus mulai disalibkan hingga Dia wafat.

Saat menjalani penyaliban, Kristus memang sangat berserah kepada Bapa.

Hal inilah yang menjadi layak untuk Anda tiru semasa hidup di dunia ini.

Karena segala sesuatu yang baik tidak akan berjalan dengan baik, selalu saja ada orang jahat yang berencana membelokkan dan menjerumuskan.

Saat perayaan Jumat Agung, umat Kristen melakukan puasa.

Akan tetapi, hal ini berbeda dengan perayaan yang dilakukan oleh umat Muslim.

Puasa yang dilakukan oleh umat Kristen adalah puasa daging dan hawa nafsu.

Sementara itu, bagi umat Katolik, biasanya mereka membuat jalan salib pada hari perayaan tersebut.

Memang, Tuhan telah mengetahui semua dosa yang kita lakukan.

Tuhan tidak membutuhkan pengakuan yang tidak disertai dengan penyesalan.

Mengaku berarti mengerti bahwa Anda salah sedangkan menyesali berarti Anda sangat mengerti bahwa dosa Anda sangat berat, sangat menyakiti perasaan Allah.

Oleh sebab itulah, inilah momen dimana Anda dapat meminta maaf kepada Allah, berjanji, merencanakan dan melakukan kebaikan yakni berubah menjadi lebih baik.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved