Jumat, 10 April 2026

Info Mimika

Freeport Sumbang Rp42 Miliar Bangun Gedung Sains dan Kemitraan Uncen

PT Freeport Indonesia menyumbang dana sebesar 1,6 miliar dolar Amerika Serikat untuk pembangunan Gedung Sains dan Kemitraan Uncen

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Maickel Karundeng
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Suasana desain bangunan Sains dan Kemitraan Universitas Cenderawasih 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- PT Freeport Indonesia menyumbang dana sebesar 1,6 miliar dolar Amerika Serikat untuk pembangunan Gedung Sains dan Kemitraan Universitas Cenderawasih di Jayapura, Papua.

Dana senilai 1,6 Dolar AS jika dirupiahkan mencapai Rp 42 miliar. Pembangunan gedung tersebut sebagai bukti kerjasama Freeport dan Uncen yang selama ini sudah lama terjalin.

Ini adalah bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) terutama program kesehatan, pendidikan, ekonomi, infrastruktir, kebudayaan berbasis kerakyatan.

Baca juga: Optimisme Yan Mandenas Bawa Persipura ke Liga 1: Kita Semua Ada dan Bekerja untuk Kebangkitan Tim!

Demikian disampaikan Presiden Direktur Freeport, Tony Wenas kepada Tribun-Papua.com.

"Jadi pendidikan adalah faktor sangat penting bagi bangsa ini khususnya bagi Papua," ungkap Presiden Direktur Freeport, Tony Wenas kepada Tribun-Papua.com, Selasa (5/4/2022) kemarin.

Sekadar diketahui, Freeport tak hanya membangun gedung namun program beasiswa di Uncen, dan hingga kini sedikitnya 12 ribu orang sudah mendapat beasiswa.

Freeport juga mendirikan 6 asrama di beberapa wilayah termasuk Sekolah Taruna Papua di Timika.

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 SD Tema 7: Kapan Bangsa Barat Melakukan Penjelajahan Samudra?

Menurut dia, ini adalah salah satu implementasi dari program pendidikan yang bertujuan untuk menciptakan lebih banyak lagi tenaga kerja yang mengabdi untuk masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi Uncen.

"Kita bangun dulu intinya bertujuan supaya proses belajar mengajar terfasilitasi," ujar Tony.

Ia mengatakan, kedepan dengan bangunan fasilitas baru, lebih banyak lulusan yang berkualitas dari universitas tertua di Papua ini.

Kini sekitar 500 orang lulusan Uncen menjadi konsep perekrutan di Freeport.

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 SD Tema 7: Kapan Bangsa Barat Melakukan Penjelajahan Samudra?

"Kita merekrut bekerja di Freeport mulai ring 1 yaitu wilayah Kabupaten Mkmika, ring 2 Provinsi Papua, Papua Barat, menyusul daerah lain di Indonesia," katanya.

Tony menjelaskan, konsep mendasar yang perlu dilakukan dari harapan adalah lebih cepat tercipta lulusan-lulusan yang handal sehingga membuktikan bahwa universitas di Papua bisa bekerja degan baik.

Apalagi, lanjut dia, Uncen berdiri sebelum Papua menjadi bagian dari Indonesia.

Baca juga: Soal Kenaikan Harga Minyak Goreng, Jokowi Sentil Menterinya: Tak Ada Penjelasan Kenapa Bisa Terjadi

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved