Nasional
Zainudin Amali: Iven Olahraga Tahunan di Perbatasan Papua Bisa Pererat Indonesia-Papua Nugini
Menpora Amali mendukung dan akan memberikan rekomendasi sekaligus mendorong agar Papua secara keseluruhan cepat menjadi Provinsi Olahraga.
TRIBUN-PAPUA.COM - Bupati Pegunungan Bintang, Spey Yan Bidana bertandang ke Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), di Jakarta, Rabu (6/4/2022).
Kedatangan Bupati Spey disambut langsung Menpora Zainudin Amali, di Ruang Kerja Lantai 10 Graha Pemuda Senayan.
Kedatangan Bupati dan rombongan menyampaikan perkembangan kepemudaan dan keolahragaan.
Mengenai fasilitas olahraga, Menpora Amali mendukung dan akan memberikan rekomendasi sekaligus mendorong agar Papua secara keseluruhan cepat menjadi Provinsi Olahraga.
Baca juga: Ketemu Menpora, Ini Harapan Bupati Spei Yan Bidana Soal Prasarana Olahraga di Pegubin
"Terima kasih atas kedatangan Pak Bupati, Pak Sekda, dan Bu Kadispora. Perihal keinginan berbagai fasilitas olahraga kami akan mendukung dengan rekomendasi, saya tunggu surat resminya sebagai dasar," kata Menpora Amali.
"Perlu diketahui sejak 2015 seluruh Sarpras dan Infrastruktur dialihkan semua ke Kementerian PUPR, dan Kemenpora adalah rekomendasi," sambungnya.
Menpora menegaskan, perhatian Presiden Joko Widodo terhadap pembangunan Papua luar biasa.
Mulai pelaksanaan PON dan Peparnas yang sukses, dan banyak infrastruktur baru yang dibangun di Papua, yang belum ada di tempat lain.
"Berbagai fasilitas olahraga yang dipakai PON kemarin seperti Aquatik dan Voli terbaik dan belum ada di tempat lain. Tentu keinginan Kabupaten Pegunungan Bintang kita berikan rekomendasi karena sangat strategis dan mendorong terwujudnya Papua sebagai Provinsi Olahraga," ucapnya.
Baca juga: Merasa Tidak Diperhatikan, Warga Dua Distrik di Yahukimo Ingin Pindah ke Pegunungan Bintang
Nilai strategis lainnya, kata Amali, karena Kabupaten Pegunungan Bintang berbatasan langsung dengan Negara Papua Nugini (PNG).
Sehingga sarana olahraga diperlukan guna menggelar berbagai iven tahunan di perbatasan guna menunjukkan eksistensi NKRI dan menjaga hubungan baik dengan PNG.
"Keinginan menggelar iven-iven olahraga tahunan di perbatasan bisa menjadi sarana mempererat hubungan kedua bangsa dan menunjukkan eksistensi NKRI," tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pegunungan Bintang Spey Yan Bidana menyampaikan terima kasih telah diterima Menpora.
Pihaknya berharap adanya dukungan rekomendasi agar Kementerian PUPR dapat mengabulkan permohonan pembangunan sarana prasarana olahraga doi Bumi Okmin, sebutan Pegunungan Bintang.
"Terima Kasih Bapak Menpora telah menerima kami. Pegunungan Bintang banyak talenta-talenta namun belum ada sarana prasarana olahraga yang memadai atau standar. Surat segera kami kirim," ucap Spey. (*)