Papua Terkini

Kemenkominfo Ingatkan Pers Jadi Pilar Demokrasi, Kualitas Perlu Dibangun

Pada era digital dan ditengah pandemi Covid-19, jurnalis kerap menemukan tantangan dalam mencari berita dilapangan

Editor: Musa Abubar
Kemenkominfo for Tribun-Papua.com
Suasana Webinar Cerdas Berdemokrasi : Tantangan Jurnalistik di Era Digalital 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Pada era digital dan ditengah pandemi Covid-19, jurnalis kerap menemukan tantangan dalam mencari berita dilapangan.

Mengacu dari itu, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) RI menggelar Webinar Cerdas Berdemokrasi : Tantangan Jurnalistik di Era Digalital.

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 SD Tema 5: Contoh Sikap yang Sesuai dengan Sila ke-4 Pancasila

Demikian disampaikan Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan KemKominfo RI diwakilkan oleh Koordinator Bidang Politik dan Pemerintahan Kementerian Kominfo, Dwi Dianingsih melalui rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Kamis (7/4/2022).

Menurut Dwi Dianingsih, webinar itu sudah berlangsung di Auditorium RRI Jayapura pada Selasa,29 Maret 2022 lalu.

Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo Tertinggi Menurut Survei SMRC, Anies Baswedan Ungguli Ridwan Kamil

Dia mengatakan webinar tersebut guna mengupas urgensi dan esensi pers sebagai pilar demokrasi.

Dwi menjelaskan ada tiga narasumber dalam momentum itu yakni Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers, Agus Sudibyo, Jurnalis Senior Papua, Amir Hamzah Siregar dan Dekan FISIP Universitas Cenderawasih, Marlina Flassy.

Dwi Dianingsih menyebut kualitas dari jurnalis perlu dibangun dengan semangat demokrasi.

"SDM Pers harus andil dalam demokrasi, hal tersebut menjadi urgensi dalam program literasi demokrasi pada era konvergensi media,"katanya dalam rilis pers yang diterima.

Baca juga: Ini Penampakan Bonsai Jumpo di Sragen Seharga Jeep Rubicon

Kini, kata dia, demokrasi sedang mengalami krisis, sehingga kebebasan pers juga berpengaruh.

"Bebas namun bertanggung jawab dengan menyajikan pemberitaan-penberitaan yang berkualitas dan berpokok pada kebenaran kepada masyarakat,"ujarnya.

"Maka perlu diingat bahwa peran pers adalah sebagai pilar demokrasi dapat direalisasi dengan baik,"katanya.

Baca juga: Istri Pamer Harta, Rupanya Hasil Curian dari Area Tambang Freeport: 5 Orang Ditetapkan Tersangka

Akibar konvergensi media, menurut dia, hadirlah citizen journalist (Jurnalisme warga). Citizen journalist atau jurnalisme data artinya warga pun bisa berpertisipasi dalam aktivitas publikasi layaknya seorang wartawan.

Maka, lanjut dia, media dan wartawan dituntut untuk selalu profesional, independen serta harus selalu aktif dalam verifikasi maupun klarifikasi, agar informasi yang tersampaikan jelas. 

"Maka tujuan kegiatan ini juga agar jurnalis dapat berpikir kritis, mengutamakan kedewasaan, bersikap bijak dalam bertugas dan berdemokrasi,"ujarnya.

Baca juga: Cair Rp 600 Ribu, Begini Cara Cek Penerima BLT UMKM Melalui E-form BRI

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved