Pemkab Jayapura

Inilah Pesan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw kepada Perempuan di Tanah Papua

Ini bukti kehebatan perempuan. Yang perlu dicatat, semua tidak datang tiba-tiba, tapi perlu proses. Inilah simbol perempuan juga bisa

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat diwawancari awak media, Kamis (21/04/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Moment peringatan Hari Kartini tahun 2022, menjadi momentum bagi Bupati Jayapura, Provinsi Papua, Mathius Awoitauw untuk mengingatkan generasi muda khususnya para perempuan harus berpikir kreativ dalam menghadapi tantangan dan perubahan zaman.

Kisah Patricia Mokay, Kartini dari Papua: Pulang Kampung dan Bangun Yayasan Pendampingan Anak

Hal itu disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Jayapura usai membuka rapat kerja teknis Ke-VI Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) se-Papua yang dilaksanakan di Istora Papua Bangkit, Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (21/4/2022).

"Anak muda jangan pikir ke belakang, tetapi harus ke depan agar lebih inovatif dengan mengasah kemampuan dan bakatnya masing-masing orang," pinta Mathius.

Baca juga: Momen ke-143 Hari Kartini, Yulce Enembe: Perempuan Papua Harus Bangkit dan Kuat

Selain itu, generasi muda khususnya perempuan juga perlu melihat berbagai peluang dan kesempatan yang ada dengan caranya sendiri, dengan mengukur kemampuan dan keahlian yang dimiliki.

"Contohnya dalam acara ini, mulai ketua panitia, hingga pemain musiknya, semua perempuan," tegasnya.

Menurut Mathius, saat ini panggung diberikan kepada mereka untuk berkarya dengan memanfaatkan peluang yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Baca juga: Pelaksanaan Rapat Kerja Teknis YPK ke VI Papua, Ini Pesan Bupati Mathius Awoitauw

"Disitulah pentingnya kreativitas, seperti di Kenumbay Pemuda Kreativ yang dipimpin perempuan. Itu salah satu contoh dan bukti kalau perempuan juga hebat," tandas Mathius.

Tidak hanya itu, di kalangan pemerintahan di Pemkab Jayapura, juga memiliki Sekda perempuan.

"Ini bukti kehebatan perempuan. Dan yang perlu dicatat, semua itu tidak datang tiba-tiba, tapi perlu proses. Di sinilah simbol bahwa perempuan juga bisa," pungkas Mathius. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved