Persipura

Suporter Persipura ‘Kutuk’ Striker Persib Bandung, David da Silva

Striker Persib Bandung asal Brasil, David da Silva, telah menjadi musuh bagi seluruh pendukung Persipura Jayapura

Penulis: Raymond Latumahina | Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Pemain Persib Bandung, David da Silva. 

Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Striker Persib Bandung asal Brasil, David da Silva, telah menjadi musuh bagi seluruh pendukung Persipura Jayapura, lantaran dianggap main mata pada pekan terakhir Liga 1 2021/2022.

Juru gedor bernomor punggung 25 itu dituding sebagai biang kerok terdegradasinya Persipura ke Liga 2 karena bermain tidak profesional saat menghadapi Barito Putera.

Pasalnya, pertandingan itu merupakan laga hidup mati untuk menentukan tim terakhir yang harus turun dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Baca juga: Yan Mandenas Bertekad Kembalikan Eksistensi Persipura Sebagai Klub Terbaik Indonesia

Partai yang berkesudahan imbang 1-1 itu membuat harapan Persipura Jayapura untuk bertahan di Liga 1 harus buyar seketika.

Oleh karenanya, Persipura Mania dan Black Danger Community (BDC) sebagai dua kelompok suporter klub berjuluk Mutiara Hitam mengutuk keras indikasi sepak bola gajah yang telah dilakukan David da Silva.

Menurut Ketua Black Danger Community (BDC) Yansen Kareth, tindakan David da Silva telah mencoreng asas fairplay yang selama ini digaungkan dalam sepak bola.

“Kami keras terhadap oknum pemain Brasil yang turut serta merusak wajah sepak bola di tanah air secara nyata,” kata Yansen Kareth kepada Tribun-Papua.com, Kamis (21/4/2022).

Berdasarkan tindakan tidak sportif yang telah dilakukan David da Silva itu, Yansen khawatir dapat mengganggu psikis para pemain-pemain lokal, khususnya pemain muda Persipura.

Baca juga: David da Silva Praktekkan ‘Sepakbola Gajah’ di Laga Barito vs Persib?

“Karena dengan hal tersebut telah mengganggu psikis pada para pemain-pemain lokal terutama para pemain muda Persipura untuk berkembang dalam dunia sepak bola,” ujarnya.

Untuk itu, kelompok suporter Persipura meminta kepada PSSI selaku organisasi induk sepakbola Tanah Air agar melakukan investigasi terhadap David da Silva terkait masalah ini.

Hasil investigasi itu nanti diharapkan dapat membuka tabir permasalahan yang telah merugikan Persipura karena terlempar dari Liga 1.

Baca juga: David da Silva dan Persib akan Digugat ke PSSI, Pengamat: akan Ditolak!

“Ini kan demi kemajuan sepak bola di dalam negeri yang bebas dari hal-hal yang dapat merusak kemajuan sepak bola,” keluh Yansen.

Kelompok suporter Persipura ini juga mengancam akan mengumpulkan massa dan melakukan aksi turun ke jalan sebagai bentuk protes kepada PSSI yang dinilai abai terhadap masalah ini.

“Kita akan kerahkan lagi untuk melakukan konsolidasi-konsolidasi untuk turun demo,” tegasnya.

Sebelumnya, manajemen Persipura sendiri telah menyurat kepada PSSI untuk membentuk tim investigasi demi menindaklanjuti problematika indikasi sepak bola gajah.

Bahkan, manajemen klub yang bermarkas di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, menilai ada semacam skenario yang sengaja didesain untuk melengserkan Persipura.

Tak hanya itu, dukungan lain juga datang dari Komunitas Masyarakat Papua Pecinta Persipura yang telah melayangkan gugatan perihal masalah ini ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved