Sabtu, 2 Mei 2026

PT Freeport Indonesia

Freeport Komitmen Bersama Warga Berantas Malaria di Mimika

Karyawan Freeport diimbau apabila merasakan gejala malaria, segera mendatangi fasilitas kesehatan Freeport dan pemerintah.

Tayang:
Tribunnews.com
Ilustrasi Nyamuk Malaria. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Malaria masih menjadi penyakit serius yang harus ditangani di Kabupaten Mimika, Papua.

Daerah ini menyumbang 40 persen kasus malaria secara nasional.

Karena itu, PT Freeport Indonesia menyatakan komitmennya membantu masyarakat memberantas penyakit endemik tersebut.

Baca juga: Pasutri Penambang Emas Terseret Arus di Area Freeport, Satu Korban Ditemukan Tewas

"Kita tahu bahwa malaria ini menjadi hal utama tetapi tidak lupa ada pandemi Covid-19 yang melanda kita dari tahun 2019 hingga saat ini," ungkap Manager Community Economic Development PTFI, 
Yohanes Bewahan kepada Tribun-Papua.com, Senin (25/4/2022).

Dia mengatakan, PT Freeport terus berkomitmen menjaga kesehatan baik karyawan dan masyarakat di area operasi tambang melalui program malaria.

"Hari Malaria Sedunia yag jatuh pada 25 April 2022 ini, kami Freeport mengajak karyawan dan masyarakat untuk bersama mencegah penularan malaria dengan cara menghidari gigitan nyamuk," katanya.

Ia berpesan kepada karyawan Freeport apabila merasakan gejala malaria, segera mendatangi fasilitas kesehatan Freeport dan pemerintah.

Baca juga: Polisi Tangkap Tiga Tersangka Karyawan Freeport Pemakai Narkoba di Tembagapura Timika

Karyawan juga diminta minum obat sampai habis, agar malaria bisa sembuh sesuai petunjuk tenaga kesehatan.

"Semboyan kita sama yaitu bekerjasama mengeliminasi malaria di Mimika secara nasional di tahun 2030," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved