Tribun Militer
PERINTAH Jenderal Andika Perkasa Soal Anggaran Pasukan Kontingen Garuda: Segera Perbaiki
Jenderal Andika Perkasa memerintahkan bawahannya untuk segera memperbaiki laporan anggaran dana operasional Maritime Task Force (MTF) TNI Konga Unifil
TRIBUN-PAPUA.COM - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memerintahkan bawahannya untuk segera memperbaiki laporan anggaran dana operasional Maritime Task Force (MTF) TNI Konga Unifil 2022.
Ketelitian Jenderal Andika terkait perintah tersebut menyusul laporan Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Marsma TNI Benedictus Benny, terkait dana kebutuhan operasional pasukan.
Marsma TNI Benedictus Benny memaparkan dana kebutuhan operasional MTF setiap bulan dalam rapat terkait rencana usulan anggaran untuk Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Konga Unifil 2022.
Jenderal Andika lalu meminta agar jajarannya membuat perincian dalam beberapa aspek.
Baca juga: Kisah Brigjen TNI Iwan Setiawan, Diperintah Prabowo Taklukkan Puncak Everest: Saya Hampir Mati
Ia juga meminta jajarannya menambahkan sejumlah hal yang belum dimasukkan ke dalam usulan tersebut.
"Kita mengusulkannya ada juga yang belum masuk di sini. Di luar ini, tadi setiap 25 jam terbang ada periodic inspection. Mana? Itu belum masuk sini. Jadi maintenance dengan spare part ini harus ditambahkan."
"Karena apa? Ini teorinya, dan mereka punya standard itu. Itu ya, perhitungan tadi harus diperbaiki lho ya," kata Andika di kanal Youtube Jenderal TNI Andika Perkasa.
Selain itu, ia juga mengingatkan jajarannya untuk menambahkan biaya perawatan KRI dalam usulan tersebut.
"Termasuk yang KRI. KRI yang overhaul yang replace semua belum ada itu. Semakin cepat semakin bagus," kata Andika.
Temui Instruktur Pasukan Perdamaian PBB di Australia
Sebelumnya, Jenderal Andika Perkasa memberi semangat secara langsung kepada sejumlah prajurit TNI yang menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando (Sesko) Australia dan mereka yang menjalankan tugas sebagai instruktur pasukan perdamaian.
Dalam siaran video di kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Andika juga menyempatkan diri berdiskusi bersama prajurit TNI itu di sela kunjungan kerjanya di Sydney.
Ia pun berharap prajurit TNI yang menempuh pendidikan Sesko di Australia dapat memanfaatkan kesempatan itu dengan baik, sehingga setelah kembali ke Tanah Air mereka dapat menerapkan ilmunya di satuan masing-masing.
Baca juga: 3 Jenderal TNI Asli Papua Ini Patut Dicontoh Anak Muda, Ada Teman Seangkatan Andika Perkasa
Prajurit TNI yang menjalani pendidikan Sesko di Australia (Australian Command Staff Course) merupakan mereka yang terpilih karena berprestasi dan lolos seleksi.
Para prajurit itu, yang berasal dari tiga matra TNI, yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara saat ini menjalani pendidikan di Australian War College (AWC), Weston Creek, Canberra, Australia.
Sedangkan, prajurit TNI yang menempuh pendidikan strata dua (magister) mengikuti perkuliahan di Australian National University (ANU), Canberra.
Dalam pertemuan yang sama, Andika juga menyapa seorang perwira menengah TNI, yaitu Letkol Satriaji Satria.
Ia bersama beberapa perwira lainnya menjalani tugas sebagai instruktur untuk pasukan perdamaian di Australia.
Satriaji kepada Panglima melaporkan ia baru menjalani tugas sebagai instruktur selama hampir 1 tahun.
Pusat pelatihan dan operasi pasukan perdamaian itu berlokasi di Canberra, kata Satriaji.
Indonesia telah aktif mengirim pasukan perdamaian dan terlibat dalam berbagai misi perdamaian yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak 1957.
Baca juga: Rekrutmen Taruna Akmil Dibuka hingga 16 Mei 2022: Ini Persyaratan dan Jadwal Tes Lengkap
Data per 2020, Indonesia telah mengirim lebih dari 2.000 pasukan ke berbagai misi perdamaian PBB di negara-negara yang mengalami konflik, antara lain Lebanon, Republik Demokratik Kongo, Afrika Tengah, dan Sudan.
Andika yang didampingi sejumlah perwira tinggi Mabes TNI berkunjung ke Australia untuk bertemu Panglima Angkatan Bersenjata Australia dalam pertemuan TNI-ADF Leaders Summit.
Dalam pertemuan itu, perwakilan militer dua negara membahas berbagai isu keamanan di kawasan dan penguatan kerja sama.
Panglima TNI datang ke Australia dijemput oleh pesawat milik Royal Australian Air Force/Angkatan Udara Australia KC-30. (*)
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul HARUS DIPERBAIKI, Perintah Tegas Jenderal Andika Perkasa Soal Anggaran Pasukan Kontingen Garuda,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-Panglima-TNI-Jenderal-Andika-Perkasa.jpg)