Selasa, 7 April 2026

Menkes: Sampai Hari Ini di Indonesia Ada 15 Kasus Hepatitis Akut

Terdapat 15 kasus hepatitis akut di Indonesia hingga hari ini, Senin (9/5/2022). Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Dok. BNPB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin 

TRIBUN-PAPUA.COM - Terdapat 15 kasus hepatitis akut di Indonesia hingga hari ini, Senin (9/5/2022).

Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Budi mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada semua rumah sakit dan dinas kesehatan untuk melakukan pengawasan surveilans terkait dengan kasus ini per 27 April 2022.

Hal tersebut dilakukan empat hari sesudah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan adanya wabah hepatitis akut tersebut di Eropa pada 23 April 2022.

Baca juga: Diduga Kena Hepatitis Akut, Bayi 10 Bulan di Surabaya Dirawat di Ruang Isolasi, Ini Kata Dokter

"Sampai hari ini kondisi di Indonesia ada 15 kasus," ujar Budi dalam konferensi pers evaluasi PPKM yang dilakukan secara virtual.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan sehari yang lalu, di mana Kemenkes menyebut terdapat empat kasus dugaan penularan hepatitis akut di Indonesia.

Ia pun mengungkapkan, hingga hari ini, jumlah kasus hepatitis akut terbanyak terjadi di Inggris, yakni sebanyak 115 kasus.

Selain itu, kasus ini juga terjadi di Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat.

Budi mengatakan, pihaknya telah berdiskusi dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat dan Inggris usaiu Idul Fitri.

Namun, belum ada jawaban pasti terkait kasus hepatitis akut misterius ini.

Baca juga: Antisipasi Hepatitis Akut Misterius, KSP: Pemerintah Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

"Dan kami sudah mendapatkan informasi, kesimpulannya belum bisa dipastikan virus apa yang 100 persen menyebabkan adanya penyakit hepatitis akut ini," ujar Budi.

Ia meminta masyarakat untuk melakukan tindak pencegahan dengan rajin mencuci tangan dan memastikan kesehatan asupan makanan setiap anak-anak.

Pasalnya, virus yang menyebabkan penyakit hepatitis akut, menular lewat asupan makanan, terutama anak-anak di bawah 16 tahun.

"Jadi kita pastikan apa yang masuk ke anak-anak kita untuk bersih, karena ini menyerang di bawah 16 tahun dan lebih banyak lagi di bawah lima tahun," jelas Budi.

Ia pun menjelaskan, ciri dari anak yang tertular hepatitis akut ini adalah tingginya tingkat serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT) dan serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT) di atas 100.

Baca juga: Waspada Hepatitis Akut pada Anak, Dinkes Jayapura Imbau Orangtua Siapkan Bekal Sekolah

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved