Minggu, 19 April 2026

KKB Papua

Jenderal Andika Perkasa Curhat Kendala Tumpas KKB Papua: HAM jadi Penghambat

Terbaru, sopir truk pengangkut pasir, Nober Palintin tewas dibunuh KKB di Ilaga, Kabupaten Puncak. Jasadnya ditemukan usai dibuang ke sungai.

KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa tengah memberi keterangan pers kepada wartawan di Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Papua, Rabu (1/12/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua tak berkesudahan.

Korban terus berjatuhan, terlebih nyawa warga sipil yang tak ada masalah dengan KKB.

Terbaru, sopir truk pengangkut pasir, Nober Palintin tewas dibunuh KKB di Ilaga, Kabupaten Puncak. Jasadnya ditemukan usai dibuang ke sungai.

Banyak pula nyawa prajurit TNI dan anggota polisi hilang di tangan KKB Papua.

Hanya, ada kendala negara dalam menumpas kelompok ini.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan, Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi penghambat dalam menumpas kelompok pemberontak tersebut.

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Lengserkan Anies dan Ganjar, Digaet NasDem Gantikan Presiden Jokowi?

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut menurutkan, upaya yang ditempuh saat ini adalah langkah jangka panjang dalam meyikapi kelompok tersebut.

"Kami terus berupaya menangani kasus tersebut dengan cara-cara kami yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan," kata Andika saat berkunjung ke Markas Korem/142 Tatag Mamuju, Kamis (12/5/2022).

"Walaupun dari kelompok bersenjata tidak menunjukkkan nilai kemanusiaan, tapi kita tidak boleh terpancing," lanjutnya.

Adapun langkah yang saat ini ditempuh ialah terus menangani kasus itu secara hukum dan prosedural.

Tentunya tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan atau hak asasi manusia yang dijunjung tinggi.

Jenderal Andika berharap pihak KKB Papua kembali kepada kadaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca juga: Nober Palintin Dibantai KKB Papua, Jenazah Korban Dievakuasi ke Puskesmas Ilaga

Dikutip dari Kompas.com, KKB merupakan sebuah kelompok yang kerap menebar teror baik kepada warga sipil maupun TNI Polri di wilayah Papua.

Tujuan KKB Papua adalah melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebelum lahir dengan sebutan KKB, kelompok ini dulunya dikenal dengan nama Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved