Jumat, 24 April 2026

Tribun Militer

Teroris di Poso Dibasmi dan Kondisi Semakin Membaik, Kapan di Papua?

Operasi pengejaran sisa Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris di Poso, Sulawesi Tengah dengan sandi operasi Madago Raya banyak menuai keberhasilan.

Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengunjugi Poskotis Madago Raya di Tokorondo, Poso Pesisir, Poso, pada Jumat (13/5/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM – Operasi pengejaran sisa daftar pencarian orang (DPO) teroris di Poso, Sulawesi Tengah dengan sandi operasi Madago Raya banyak menuai keberhasilan.

Belakangan operasi Madago Raya tersebut direncanakan akan berakhir. Hal ini dikatakan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat kunjungannya ke Pos Komando Taktis (Poskotis) Satgas Madago Raya di Desa Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir pada Jumat (13/05/2022).

Berbicara malah teroris, kelompok kriminal bersenjata (KKB) juga sudah di cap sebagai teroris oleh negara, namun hingga kini, belum ada pencapaian yang signifikan soal penumpasan KKB di Papua.

Baca juga: HAM Dituding Jadi Penghambat Penumpasan KKB di Papua

Malah, KKB di Papua semakin melebarkan sayapnya dengan melakukan sejumlah kasus yang menewaskan warga sipil bahkan aparat TNI-Polri.

Bahkan, Jenderal Andika Perkasa berkata, penumpasan KKB di Papua jadi batu sandungannya adalah Hak Asasi Manusia (HAM).

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut menurutkan, upaya yang ditempuh saat ini adalah langkah jangka panjang dalam meyikapi kelompok tersebut.

 

 

"Kami terus berupaya menangani kasus tersebut dengan cara-cara kami yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan," kata Andika saat berkunjung ke Markas Korem/142 Tatag Mamuju, Kamis (12/5/2022).

"Walaupun dari kelompok bersenjata tidak menunjukkkan nilai kemanusiaan, tapi kita tidak boleh terpancing," lanjutnya.

Adapun langkah yang saat ini ditempuh ialah terus menangani kasus itu secara hukum dan prosedural.

Tentunya tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan atau hak asasi manusia yang dijunjung tinggi.

Baca juga: Jenderal Andika: TNI Bisa Tumpas KKB, Ini Alasannya!

Secara Umum Poso Kondusif

Berdasarkan hasil kunjungannya tersebut, Jenderal Andika Perkasa menilai situasi keamanan di Poso secara umum sudah sangat kondusif, walaupun operasi Madago Raya masih terus berjalan.

Menurutnya keputusan Polri dalam mengambil sikap untuk mengurangi jumlah personel baik dari TNI dan Polri dalam operasi Madago Saya sudah tepat karena situasinya sudah cukup aman.

"Dengan berkurangnya kekuatan personel Polri yang dilibatkan dalam operasi Madago Raya di Poso, artinya merupakan pertanda baik jika situasi kemananan sudah bagus. Jadi keputusan dari Polri dalam mengurangi pasukan sudah tepat. Contohnya TNI yang sebelumnya 267 personil dan memasuki tahap dua ini personil TNI tinggal 100 orang," ungkap Andika Perkasa.

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Kunjungi Poso Hari Ini, Ada Apa?

Dia menambahkan semakin membaiknya kondisi keamanan dan sisa DPO dua orang lagi, diharapkan Polri segera mengakhiri pelaksanaan operasi Madago Raya di Sulawesi Tengah.

Khususnya yang ada di wilayah Kabupaten Sigi, Parigi Moutong dan Kabupaten Poso.

Hal tersebut disampaikan agar kondisi ekonomi Kabupaten Poso yang selama ini tidak bisa berkembang dengan baik dapat segera bangkit.

Hal ini bisa dilakukan dengan mengembangkan ekonomi kepariwisataan baik lokal dan mancanegara, sehingga bisa bersaing dengan daerah-daerah lain.

 

 

"Teruslah menjaga kekompakan setiap komponen yang ada bersama masyarakat Poso. Sehingga program pembangunan di Poso dapat berjalan baik tanpa adanya gangguan keamanan,"tambah Panglima Andika Perkasa.

Selain meninjau langsung kondisi Poskotis Madago Raya, Andika bersama rombongan juga menggelar pertemuan dengan Satgas Madago Raya.

Hal ini sekaligus sebagai evaluasi pelaksanaan Operasi Madago Raya dengan mendengarkan pemaparan dari Satgas.

Baca juga: Paulus Waterpauw Jabat Pj Gubernur Papua Barat, Bupati Jayapura: Tolong Jaga Hak Masyarakat Adat

Pemaparan hasil pelaksanaan operasi Madago Raya tersebut dilakukan secara tertutup dan hanya diikuti oleh para pejabat TNI -Polri yang terlibat dalam satgas operasi Madago Raya.

Usai melakukan peninjauan di Poskotis Madago Raya, Panglima TNI bersama rombongan langsung kembali ke Bandara Kasiguncu Poso, sebelum akhirnya bertolak ke Palu dengan menggunakan helikopter. (*)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul - Keamanan di Poso Membaik, Panglima TNI Harap Operasi Madago Raya Segera Berakhir

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved