PDAM Jayapura

PDAM Tindak Lanjuti Hasil Reses DPRD Kota Jayapura

Direktur Utama PDAM Jayapura Entis Sutisna memaparkan penyebab masih adanya masyarakat yang belum terlayani air bersih saat ini.

istimewa
Direktur Utama PDAM Jayapura Entis Sutisna memaparkan penyebab masih adanya masyarakat yang belum terlayani air bersih saat ini. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Direktur Utama PDAM Jayapura Entis Sutisna, didampingi Direktur Teknik Bastian Kapisa, Manager Perencanaan, dan Kepala UPP di 5 distrik, menindaklanjuti hasil reses DPRD Kota Jayapura perihal pelayanan air bersih di Kota Jayapura.

Entis memaparkan penyebab masih adanya masyarakat yang belum terlayani air bersih saat ini.

Hal ini disampaikan Entis dalam diskusi dengar aspirasi bersama Wakil Ketua I DPRD Kota Jayapura Joni Y Betaubun, Wakil Ketua II Silas Youwe, Ketua Komisi B Giovano Pattiwae, serta Anggota Komisi C Marthen Bosawer, dan Tresia Tobi.

Beberapa anggota dewan menyampaikan aspirasi warga saat reses dalam pertemuan dengar aspirasi tersebut.

"Beberapa anggota dewan menyampaikan kebutuhan pelayanan air bersih warga seperti di jalan Base G, jalan Biak, dan jalan  Bhayangkara (Distrik Jayapura Utara), lalu di sekitar jalan Santa Rosa dan komplek SMA Negeri 4 Entrop (Distrik Jayapura Selatan)," kata Direktur Utama PDAM Jayapura Entis Sutisna di ruang Ketua DPRD Kota Jayapura, Rabu (18/5).

Baca juga: Iriana Mulai Berkemas, Jokowi Beri Sinyal Tinggalkan Istana Kepresidenan, Apa Kabar Tiga Periode?

PDAM Jayapura, lanjut Dirut, selalu merespon aspirasi masyarakat yang diteruskan oleh DPRD Kota Jayapura.

Akan tetapi, terdapat beberapa permohonan warga yang belum dapat terealisasi karena kondisi di lapangan, seperti belum adanya jaringan pipa distribusi utama dan topografi rumah yang sulit dijangkau jaringan perpipaan.

"Kedua kendala inilah yang mengakibatkan masih adanya masyarakat Kota Jayapura belum terlayani air bersih.”

Kesimpulan pertemuan dengan DPRD Kota Jayapura adalah permasalahan di lapangan akan segera ditindaklanjuti menyesuaikan dengan kondisi keuangan PDAM Jayapura" katanya.

Melalui diskusi dengar aspirasi, PDAM Jayapura menindaklanjuti keluhan warga di distrik Jayapura Utara dan Jayapura Selatan.

Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Jayapura.

Baca juga: Evaluasi Kinerja, PDAM Jayapura Serahkan Surat Keputusan Mutasi 57 Pejabat

Baca juga: PDAM Jayapura Siap Resmikan Gerai Pelayanan Terpadu, Entis: Tingkatkan Pelayanan UPP

Pihak PDAM Jayapura terlebih dahulu melakukan survei, berapa jumlah kebutuhan untuk pemasangan jaringan pipa distribusi dan juga untuk Sambungan Rumah (SR).

Jika sudah diketahui total dana yang dibutuhkan, PDAM Jayapura akan mengalokasikan budget internal pemasangan jaringan pipa distribusi.

Kemudian, masyarakat bisa mengajukan permohonan menjadi pelanggan di PDAM Jayapura.

Sejalan dengan itu, pada HUT ke-30 PDAM Jayapura bakal memberikan diskon 50 persen biaya sambungan baru.

Biaya yang dimaksud adalah untuk kategori rumah tangga menengah dengan tarif Rp 1.650.000 yang dikenakan diskon 50 persen atau hanya membayar setengahnya, yang berlaku per SR untuk pipa sepanjang tidak lebih dari 12 meter.

Program menyambut HUT ke-30 PDAM Jayapura itu berlaku sampai dengan 20 Juni 2022. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved