Papua Terkini

Belasan Rumah Warga Dibakar di Dogiyai Papua, Ini Motifnya

Diketahui aparat secara perlahan bisa menguasai keadaan dan sudah mengirim penguatan pasukan dari Kompi C Brimob dari Nabire.

Humas Polda Papua
ILUSTRASI KEBAKARAN - Suasana kebakaran yang menghanguskan 10 unit Kios di Kampung Idakebo, Distrik Kamu Utara, Kabupaten Dogiyai. Kini sebanyak 18 rumah warga di Distrik Monemani Dogiyai Papua dibakar hingga ratusan orang mengungsi. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Perihal pembakaran belasan rumah di Dogiyai Papua, hingga kini Polda Papua terus mendalami motifnya.

Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal.

"Kita masih dalami motifnya. Terkesan ujuk ujuk. Apakah ada politik lain, kita harus telusuri faktor apa yang menjadi penyebab terjadi kekerasan pembakaran rumah warga disekitar pasar," ungkap Kamal.

Baca juga: Ini Otak di Balik Peristiwa Dogiyai Membara

Hal senada disampaikan Dir Reskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani.

“Belum bisa memastikan motif pembakaran, karena saat ini personel masih mendalami kasus tersebut,” ujar Faizal Ramadhani.

Kronologi

Dir Reskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani menjelaskan, ada sekelompok massa yang tiba-tiba mencoba membakar pasar.

Aksi tersebut bisa digagalkan oleh aparat keamanan.

Saat menghalau aksi, aparat TNI-Polri sempat diserang massa dengan lemparan batu dan panah sehingga personel mengeluarkan tembakan peringatan.

“Mereka melakukan pelemparan dan panah kepada anggota yang sedang melakukan patroli.”

“Dari kejadian itu dua anggota TNI terluka akibat terkena panah,” kata Faizal.

Baca juga: BREAKING NEWS: Dogiyai Papua Membara, 18 Rumah Warga Dibakar, Pengungsi Capai Ratusan Orang

Gagal membakar pasar, massa kemudian membakar rumah-rumah warga yang mereka lalui.

"Awalnya warga yang melakukan pembakaran ini sudah bergabung dan akan membakar pasar namun tidak berhasil sehingga mereka melakukan pembakaran ke rumah warga sekitar," kata Faizal.

18 Rumah Warga Dibakar

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved